Wartawan Pamekasan Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis

383 views

Sejumlah wartawan di Kabupaten Pamekasan menggelar aksi solidaritas mengecam tindakan kekerasan terhadap jurnalis. (FOTO: Nanang Sufianto)

PAMEKASAN, MADURACORNER.COM- Sebagai bentuk solidaritas terhadap wartawan media online yang menjadi korban penganiayaan oknum ketua pokmas, sejumlah wartawan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar aski solidaritas, Rabu (9/1/2019).

Aksi solidaritas di Monumen Arek Lancor itu, sejumlah wartawan media cetak, elektronik, dan media online secara bergantian melakukan orasi. Mereka juga membawa beberapa poster, salah satunya bertuliskan ‘Stop Kekerasan Terhadap Wartawan’.

“Dalam tugas peliputan wartawan dilindungi Undang-Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Kepolisian harus tegas dalam menangani kasus ini,” tegas wartawan MNC TV Group, Dedy Supriyanto ketika berorasi.

Bahkan, anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan tersebut juga mendesak aparat penegak hukum agar pelaku kasus dugaaan kekerasan terhadap insan pers ditangkap, dan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kekerasan dalam bentuk apapun jelas-jelas melanggar hukum,” kecam Dedy.

Perlu diketahui, aksi solidaritas ini
sebagai bentuk dukungan moral kepada Ahmad Faisol Jalaluddin. Wartawan media online ini, diduga dianiaya oknom ketua pokmas bernama Jubri, di Balai Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, ketika menjalankan tugas peliputan. (*)

Penulis: Nanang Sufianto

Editor: Riyan Mahesa