Kabupaten Gianyar di Bali adalah rumah bagi beberapa tujuan wisata budaya paling populer di pulau itu. Kabupaten Gianyar mungkin terkenal sebagai rumah bagi Ubud, ibu kota seni dan budaya Bali, yang menyambut jutaan wisatawan setiap tahun.
Ubud telah menjadi semacam tujuan ziarah spiritual bagi para pelancong internasional, dan kini para pemimpin bekerja sama dengan pemimpin dari Sumatera Utara untuk kolaborasi lintas budaya dan pengembangan pariwisata.

Awal pekan ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar menerima kunjungan perwakilan Bank Indonesia (BI) untuk Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di kantor Bupati Gianyar.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas strategi pengembangan destinasi terintegrasi berbasis budaya dan pendidikan, sambil memperkuat kemitraan antara kedua wilayah untuk mendorong pariwisata yang lebih berkelanjutan.
Pertemuan tersebut juga bertujuan mengeksplorasi praktik terbaik dalam manajemen destinasi terintegrasi yang bisa menjadi referensi bagi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lake Toba. Bali sendiri telah memiliki dua KEK, yaitu KEK Sanur dan KEK Kura Kura yang masih dalam tahap pembangunan.
Danau Toba di Sumatera Utara adalah destinasi wisata yang sedang naik daun dan akan semakin sering didengar wisatawan yang merencanakan perjalanan ke Indonesia di tahun-tahun mendatang, karena merupakan salah satu Destinasi Prioritas Super (Super Priority Destinations) milik pemerintah pusat.
Destinasi Prioritas Super juga disebut sebagai lima Bali baru: Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Likupang di Sulawesi Utara, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.
Berkata pada saat pertemuan, Iman Gunadi, Direktur Kantor Perwakilan BI untuk Provinsi Sumatera Utara, berujar, “Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar atas sambutannya. Kami berharap pengalaman dan masukan yang diperoleh melalui pertemuan ini bisa menjadi acuan bagi perkembangan ke depan Kawasan Ekonomi Khusus Lake Toba.”
Sebagai tanggapan, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menyampaikan, “Kami percaya bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan harus mempertahankan identitas budaya, memberdayakan komunitas lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan.”
Danau Toba adalah daerah yang kaya budaya dan alami di Sumatera Utara. Seiring semakin banyak wisatawan yang menginginkan rencana liburan dengan beberapa pemberhentian, Danau Toba dan keajaiban Sumatera terbukti semakin menjadi pilihan yang populer.
Cara termudah mencapai Danau Toba dari Bali adalah dengan terbang singkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ke ibu kota Provinsi Sumatera Utara, Medan, sebelum melanjutkan dengan bus atau kendaraan pribadi menuju Parapat, pintu gerbang utama ke Danau Toba. Kebanyakan wisatawan bepergian menyeberangi Danau Toba menuju Pulau Samosir, yang berada di dalam Danau Toba itu sendiri.
Danau Toba adalah danau vulkanik terbesar di dunia, dan para wisatawan selalu terkesan dengan sambutan hangat serta lanskap alam yang menakjubkan.
Ada banyak keajaiban budaya yang dapat dijelajahi, termasuk desa Ambarita dan Tomok, dan wisatawan dapat menelusuri lebih dalam dengan mengunjungi situs-situs bersejarah seperti makam Raja Sidabutar dan Museum Huta Bolon.
Wisatawan yang melakukan perjalanan ke Bali dan ingin meresapi budaya disarankan menghabiskan waktu di Ubud. Bagi mereka yang tidak bisa mengunjungi Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Bali dalam satu perjalanan, tenang saja. Bali menawarkan beberapa danau vulkanik ber-air segar dengan iklim sejuk yang luar biasa untuk dinikmati.
Mungkin danau yang paling terkenal di Bali adalah Danau Batur, yang terletak di bawah Gunung Batur dan bisa dinikmati selama beberapa hari menginap di Kintamani. Untuk suasana yang lebih tenang, pertimbangkan kunjungan ke Danau Beratan di dataran tinggi Tengah Bedugul.
Dalam hal permata tepi danau yang tidak terlalu ramai di Bali, Twin Lakes di bagian utara pulau sangat sempurna untuk menikmati kenyamanan tanpa keramaian, pengalaman budaya yang mendalam, dan kemah yang luar biasa.
Untuk benar-benar berada di depan tren, wisatawan yang mencari pelarian tepi danau sebaiknya mengunjungi Danau Yeh Malet di Kabupaten Karangasem. Barulah dibuka kembali untuk publik setelah pekerjaan restorasi lingkungan besar, Danau Yeh Malet akan menjadi daftar tujuan terpanas pada 2027… jadi kunjungi pada 2026 sebelum semua orang mengetahuinya!