Arkeolog Temukan Reruntuhan Pra-Hispanik yang Belum Pernah Dilihat di Meksiko

26 Juni 2026

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyebut penemuan itu sebagai “sangat relevan” selama konferensi pers pagi hari pada hari Jumat, sambil mengatakan pemerintahannya akan mengalokasikan sumber daya untuk penyelidikan dan pemulihan situs tersebut.

Situs ini mencakup sebuah platform batu bundar yang tidak seperti yang pernah ditemukan di bagian Meksiko itu.

Para peneliti juga menemukan sebuah monolit yang menggambarkan sosok dengan ciri-ciri kemungkinan Maya, kata Instituto Nasional Arkeologi dan Sejarah (INAH).

“Ini adalah temuan yang unik dan belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Lino Espinoza Garcia, seorang arkeolog dari INAH dan salah satu koordinator situs Campo Viejo dekat kota Coatepec.

Berusia dari periode Awal Klasik antara 200 hingga 600 M, reruntuhan pra-Hispanik ini mencakup sebuah platform batu flagstone dan batu kapur yang dihiasi dengan garis-garis hampir bersegi atau figur-figur serta batu bundar.

ATribut-atribut ini belum pernah dicatat di wilayah Meksiko ini, kata INAH dalam sebuah pernyataan.

“Ini adalah sebuah struktur yang sangat khusus,” kata Alberto Vazquez, arkeolog lain yang bertanggung jawab untuk situs tersebut. “Kami belum memiliki catatan sejauh ini tentang adanya korelasi dengan situs kuno lainnya.”

Monolit itu berdiri setinggi 1,88 meter, lebar 1,47 meter pada bagian terluas dan 68 sentimeter pada bagian tersempit.

Batu itu menggambarkan sebuah adegan dengan tokoh simbolik, menurut para ahli.

“Mereka adalah dua tokoh yang meminta sesuatu, mereka memegang mangkuk dan menerima sesuatu, kami pikir itu adalah cairan. Jelas, dalam konteks itu, itu adalah cairan ilahi, kami pikir itu bisa air,” rinci Espinoza.

Arkeolog itu percaya gambar tersebut bisa mencerminkan era kekeringan besar di wilayah itu, yang bisa menjelaskan mengapa dua anggota elit, salah satunya memiliki ciri Maya, digambarkan menerima cairan tersebut dari entitas ilahi.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar