Air Terjun Ikonik Kabupaten Bangli: Wajib Masuk Rencana Perjalanan Wisatawan Bali

29 September 2025

Kabupaten Bangli di Bali adalah salah satu tujuan wisata yang paling terlupakan di pulau ini.

Dengan fokus yang lebih besar pada daerah-daerah tujuan wisata populer seperti Canggu dan Uluwatu di Kabupaten Badung, atau Ubud di Kabupaten Gianyar, para pelancong yang cerdas akan bijak untuk menjelajahi Kabupaten Bangli.

Tourist At Bali's Kanto Lampo Waterfall in Bangli Regency.jpg

Rumah bagi beberapa landmark budaya penting dan destinasi seperti Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli menjadi rumah bagi beberapa air terjun paling mengesankan di seluruh Bali. Lanskap pulau Bali sering diamati dari punggungan hingga ke terumbu karang.

Dari ujung puncak-puncak gunung berapi yang menjulang, lanskap dapat diikuti sepanjang garis punggungan hingga ke terumbu karang di lepas pantai pulau tersebut. Di lembah-lembah punggungan ini mengalir sungai-sungai suci Bali, dan saat aliran air ini mengalir ke hilir, terdapat banyak rintangan dan jurang yang harus dilalui, menghasilkan air terjun yang memesona.

Karena kedekatannya dengan Gunung Batur dan Gunung Agung, serta Gunung Baturkaru, Kabupaten Bangli menjadi rumah bagi puluhan air terjun ajaib, masing-masing menunggu untuk dieksplorasi.

Faktanya, Kabupaten Bangli memiliki puluhan air terjun luar biasa yang tidak bisa dilewatkan oleh para pecinta alam yang mengunjungi Bali pada kunjungan mereka berikutnya ke pulau ini.

Untuk sebuah tantangan nyata, mungkin saja memasukkan lebih dari sepuluh air terjun ke dalam perjalanan sehari yang penuh petualangan di Kabupaten Bangli, tetapi untuk benar-benar menikmati pemandangan dan berjalan dengan kecepatan alam, sebaiknya memilih hanya beberapa saja atau menyelesaikan semua sepuluhnya dalam dua hingga tiga hari.

Air terjun yang paling terkenal di Kabupaten Bangli mungkin juga air terjun yang paling terkenal di seluruh Bali, yaitu Air Terjun Kanto Lampo. Jika calon pengunjung tidak mengenal nama Air Terjun Kanto Lampo, mereka akan mengenalnya dari penampilannya.

Inilah air terjun yang sangat viral di Bali, tempat semua orang bisa merasa seperti influencer perjalanan Bali. Inilah air terjun yang sama di mana pemandu lokal kerap menjadi viral karena komitmen mereka yang tak tergoyahkan untuk membantu pengunjung menangkap foto sempurna di bawah air terjun.

Para pemandu ini bahkan memberi saran kepada pengunjung tentang pose terbaik; mereka adalah yang terbaik di bidang ini!

Tiket masuk Air Terjun Kanto Lampo adalah IDR 25.000 per orang, dan sebaiknya membawa uang tunai. Melompat ke dalam air sangat menggoda, jadi pastikan membawa pakaian renang, handuk, dan pakaian ganti.

Air terjun itu sendiri bisa diakses melalui jalur beraspal yang terawat dengan banyak tangga, jadi sepatu yang kokoh sangat disarankan.

Pengelola Kanto Lampo selalu menyarankan wisatawan membawa sarung telepon tahan air, serta tas kering untuk barang berharga lainnya, atau setidaknya tas plastik.

Selanjutnya dalam daftar adalah Air Terjun Tibumana, yang juga merupakan salah satu deretan air terjun Bali yang paling terkenal. Yang membuat Air Terjun Tibumana begitu istimewa adalah bahwa, tergantung pada aliran air, ada satu atau dua air terjun yang bisa dinikmati di bawahnya.

Seperti halnya semua air terjun terkenal di Bali, sebaiknya datang sangat pagi untuk menghindari keramaian, atau singgah di sore hari ketika keramaian sudah mulai kembali ke hotel dan resor mereka.

Bali-Waterfall-Surrounded-By-Jungle-Forest

Tukad Cepung Waterfall adalah tempat yang juga sangat instagrammable di Kabupaten Bangli, dapat diakses melalui pendakian hutan hijau yang subur, sejuk, dan menyenangkan. Air terjun ini dikelola oleh anggota komunitas lokal, yang sering mendampingi para turis selama pendakian untuk memastikan mereka tidak tersesat.

Ini adalah tempat yang benar-benar magis, karena untuk mencapai air terjun itu sendiri, pengunjung harus mendaki menuruni anak tangga ke dasar jurang dan kemudian berjalan di sepanjang dasar sungai. Ini adalah petualangan nyata, dan berjalan di antara dinding jurang menuju air terjun yang deras benar-benar menggembirakan. Pastikan membawa sepatu yang bisa basah, atau sepatu olahraga air.

Tukad-Cepung-Waterfall-Bangli

Pastikan membawa uang tunai untuk membayar biaya masuk kecil, karena tidak ada mesin kartu di Tukad Cepung. Saran utama adalah menjadwalkan kunjungan ke Air Terjun Tukad Cepung setelah kunjungan pagi hari ke Desa Penglipuran. Ini adalah cara yang sempurna untuk mendinginkan diri dan meresapi keajaiban Kabupaten Bangli lebih dalam lagi.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar