Aliran Air Tak Lancar, Warga Konang Gruduk PDAM

488 views
Warga Kecamatan Konang saat melakukan audiensi di kantor PDAM setempat

Bangkalan, Maduracorner.com, Warga Kecamatan Konang mengaku resah dengan tidak lancarnya air yang berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bangkalan. Air tidak mengalir lancar di empat desa tersebut selama lebih dari tiga bulan.

Untuk melampiaskan kekecewaannya pada perusahan berplat merah itu, puluhan warga dan pemuda mengatasnamakan Gabungan Mahasiswa Konang (GMK) melakukan audiensi di kantor PDAM Kabupaten Bangkalan, Kamis (6/1/2022). Mereka meminta PDAM bertanggung jawab atas ketidaklancaran aliran air ke rumah-rumah warga.

“Sudah tiga bulan ini bahkan ada yang sampai lima bulan, air PDAM tidak mengalir lancar. Padahal, kami tertib membayar tarif bulanan. Kami telat bayar, pasti didenda. Sementara kami lancar bayar, ternyata pelayananannya mengecewakan,” ujar Ketua GMK Muhammad Fauzan.

Fauzan mengungkapkan, air tidak mengalir lancar di empat Desa yakni, Desa Konang, Sen Asen, Pakis dan Bandung. Bahkan saking kesalnya, warga sampai membongkar sendiri induk pipa. Akan tetapi saat dibongkar itu bukanlah air yang mengalir, melainkan angin.

“Keluhan masyarakat di Desa itu adalah air, karena aliran dari PDAM ini tidak stabil. Kami inginkan adanya perbaikan pelayanan, keinginan kami agar Direktur PDAM mengevaluasi kinerja kordinator diwilayah kami. Kami inginkan pemecatan kordinator dan anggotanya,” ungkapnya.

Bahkan, ia mengancam jika niat baik dengan mendatangi PDAM dengan cara audensi tidak diindahkan, maka ia berjanji akan datang dengan membawa masa, utamanya pelanggan PDAM yang merasa dirugikan.

“Sekitar 3 bulan yang lalu kami juga melakukan audensi dengan permasalahan yang sama. Alhamdulillah waktu itu aliran airnya lancar, setelah itu tidak lancar lagi hingga sekarang. Kami melihat adanya diskriminasi dari kordinator, sangat sulit untuk berkomunikasi dengannya sehingga perlu dirombak ulang,” imbuh Fauzan.

Lebih lanjut Fauzan, berharap secepatnya ada perbaikan kinerja Koornitaor PDAM yang ada di Kecamatan Konang sehingga dirinya berharap Kepala Kordinator disana dipecat.

“Kordinator disana tidak produktif, dan tidak ada pengAecekan ke lapangan,” Tegas dia.

Menanggapi hal itu PLT Direktur Utama (Dirut) PDAM Bangkalan, Joko Supriyono berjanji akan segera lakukan evaluasi dan mencari tahu kebenaran apa yang diungkapkan dan dikeluhkan warga. Terutama kordinator PDAM di wilayah tersebut.

“Kalau memang itu benar maka keinginan masyarakat dan pemuda Konang akan segera kami lakukan tindak lanjut. Bila itu perlu maka akan kami ganti dengan tenaga yang lebih fresh lagi,” jelasnya.

Selain itu lanjut Joko, ia sangat berharap agar masyarakat dan pemuda setempat bisa memberikan sumbangsih pemikiran. Sehingga permasalahan yang dikeluhkan bisa ditemukan pemecahannya.

“Ini kan lebih bagus jika kita bisa menerima secara langsung apa yang dikeluhkan masyarakat. Kalau tuntutan pengembalian itu, itu sebetulnya hanya ungkapan karena yang dibayar itu hanya atas pemasangan meteran,” tandasnya. (Ris)

banner 468x60)

air audiensi Bangkalan Maduracorner.com PDAM saluran tak lancar

Posting Terkait

Email Autoresponder indonesia