Atlet Bangkalan Cabor Catur Raih Medali Emas

Atlet peraih medali perak Dhea Safitri dan M Khoirul Umam dari cabang olahraga catur.

BANGKALAN, Maduracorner.com, Atlet Kabupaten Bangkalan hari ketiga berjuang mengikuti Porprov VII Jawa Timur terus menorehkan catatan positif. Salah satunya dari cabang olahraga Catur kembali menambah raihan medali Emas dan Perak di nomor Catur cepat, Senin, (27/06/22).

Atlet peraih medali perak adalah Pasangan Dhea Safitri dan M Khoirul Umam yang kembali menyumbangkan medali emas untuk Kabupaten Bangkalan di Kategori Catur Cepat Mix, dan Ameliasih yang meraih Medali Perak di kategori Perorangan Putri.

Bacaan Lainnya
umroh

Ketua Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Bangkalan Moh Burhan Arif mengucapkan ras syukur dan bangga atas Raihan atlet Catur Bangkalan.

“Alhamdulillah atas kerja keras dan perjuangan anak didik kita berhasil mendapat medali tiga Emas dan satu Medali Perak

Menurutnya, atlet yang sudah mendapat medali emas tidak bisa bertanding lagi besok di Nomor Catur Klashik. Tetapi bagi atlet yang mendapat medali perak masih bisa bertanding.

“Seperti Ameliasih besok masih bisa bertanding kembali dan untuk muhlis tidak bisa bertanding lagi karena sudah mendapat 2 Emas,” imbuhnya.

Hal itu sudah sesuai dengan aturan Percasi tidak boleh ikut bagi atlet peraih emas. Dia mengatakan, atlet catur yang bertanding hari ini adalah dari kelas perorangan. Dan dari kemarin catur kilat sudah mendapat emas dan kelas cepatnya mendapat perak.

Dari Hasil pada Pekan Olahraga Provinsi ke VII Tahun 2022 ini, pihaknya mempunyai pekerjaan rumah yakni meneruskan dan melahirkan bibit baru dari cabang olahraga Catur.

“Karena untuk Dhea masih bisa ikut Porprov Tahun mendatang, sementara untuk Umam dan Ameliasih sudah tidak mencukupi secara umur,” tutupnya

Diketahui, Kontingen Porprov Jatim Kabupaten Bangkalan di hari ke empat masih mendapat poin 30. Dengan perolehan medali 4 Emas, medali perak 3 dan perunggu 9. Secara keseluruah  kontingen Bangkalan berada di posisi 15 besar dibawah kontingen Pacitan. (red).

Pos terkait