Bali Tingkatkan Kehadiran Polisi di Destinasi Wisata Menjelang Liburan Natal

7 Desember 2025

Dengan hitung mundur Natal secara resmi dimulai, para pemimpin di Bali bersiap menyambut para wisatawan liburan yang merayakan.

Selama musim liburan, Bali biasanya menyambut lebih dari satu juta pengunjung, dan Kepolisian Bali, bersama dengan lembaga pendukung, bekerja sepanjang waktu untuk menjaga keselamatan semua orang dan menjaga kelancaran arus aktivitas. 

View of Bean Bags On Bali Seminyak Beach.jpg

Tahun ini, operasi kepolisian Natal dan Tahun Baru di Bali akan disebut Operasi Lilin. Misi kepolisian ini akan didahului oleh Operasi Cipkon Agung, yang diluncurkan pada 3 Desember dan akan berlangsung hingga 10 Desember.

Operasi tersebut diluncurkan oleh Wakil Kepala Kepolisian Badung, Komisaris I Gede Suarmawa, dan bertujuan menilai situasi di seluruh Bali, siap untuk memastikan bahwa Operasi Lilin berjalan lancar pada akhir bulan. 

Suarmawa berkata kepada wartawan, “Operasi Cipkon Agung bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah tanggung jawab besar untuk memastikan publik dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, tertib, dan nyaman. Karena itu, saya meminta semua personel untuk benar-benar siap.” 

Wakil Kepala Kepolisian juga mengingatkan semua personel untuk selalu siap menghadapi setiap kemungkinan pada musim liburan ini, terutama karena periode liburan bertepatan dengan puncak musim hujan.

Indonesia saat ini menghadapi salah satu musim hujan yang paling merusak dalam ingatan, dan di Bali, curah hujan yang deras berpotensi memicu bencana alam, termasuk longsor, banjir, tumbangnya pohon, dan, tentu saja, risiko gempa bumi dan letusan gunung berapi di Bali dan seluruh Indonesia selalu ada.

Suarmawa mendesak timnya dan komunitas yang lebih luas,” Pergerakan publik akan meningkat tajam. Personel harus sensitif terhadap dinamika lapangan, melakukan deteksi dini, dan tidak pernah meremehkan keadaan apa pun.”

Ia menyimpulkan, “Tugas kami bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga membangun kepercayaan publik. Hindari kesombongan, prioritaskan edukasi, dan ambil tindakan tegas sesuai Prosedur Operasi Standar (SOP) jika pelanggaran ditemukan.”

Kepolisian Bali menjalankan misi untuk memastikan bahwa pulau ini tetap menjadi tujuan yang aman dan ramah bagi semua wisatawan dan penduduk. Inilah sebabnya wisatawan akan melihat lebih banyak patroli polisi di area-area resor teratas, seperti Kuta.

Kepala Kepolisian Kuta, Komisaris Agus Riwayanto Diputra, pekan lalu bertemu dengan para pemimpin Desa Adat Kuta, bersama Kepolisian Sipil Kabupaten Badung (Satpol PP), tim Pecalang Kuta, pelaku bisnis pariwisata, dan anggota komunitas setempat untuk menyamakan pemahaman mengenai keamanan dan keselamatan di resor pantai Bali yang paling ikonik. 

Komisaris Diputra mengonfirmasi bahwa peningkatan patroli akan dilakukan pada malam hari di zona kehidupan malam yang sibuk di Kuta untuk membantu menghalau potensi aktivitas kriminal. Ia mencatat, “Mengenai pengendalian aktivitas malam hari, Kepolisian Kuta terbuka untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah jika situasinya memerlukan langkah pembatasan tambahan.”

Tourists Walk Along Pavement Sidewalk in Kuta Bali

Menambahkan, “Kepolisian Kuta berkomitmen untuk menjaga lingkungan pariwisata yang aman, tertib, dan kondusif dengan memprioritaskan langkah-langkah pencegahan, kemanusiaan, dan kolaboratif. Kami mendorong seluruh komunitas, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya untuk terus mendukung upaya menjaga keamanan regional demi kesejahteraan semua.”

View of Kuta Beach in Bali

Wisatawan yang akan bepergian ke Bali dalam beberapa minggu mendatang akan melihat peningkatan kehadiran polisi di seluruh daerah resor teratas, serta tim Satgas Imigrasi.

Tim Satgas Imigrasi telah ditempatkan di wilayah resor pariwisata Bali yang paling sibuk untuk memastikan bahwa semua orang asing di Bali mematuhi hukum dan hanya terlibat dalam aktivitas yang diizinkan oleh visa dan izin tinggal mereka.

Dalam beberapa bulan terakhir, tim Satgas Imigrasi telah melakukan pemeriksaan dadakan di Nusa Dua, Legian, Ubud, dan minggu ini juga di Uluwatu.

Tourists and Locals Sit on Kuta Beach in Bali.jpg

Para wisatawan diingatkan bahwa membawa paspor sepanjang waktu adalah persyaratan hukum di Indonesia. Warga asing yang diperiksa secara acak oleh Satgas Imigrasi akan diminta menunjukkan paspor, visa, dan izin tinggal mereka.

Mereka mungkin akan ditanyai mengenai rencana mereka untuk waktu mereka di Bali, tempat mereka menginap, dan bukti perjalanan lanjut. 

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar