Hotel di Bali Diminta Meningkatkan Perlindungan Banjir Seiring Dampak Musim Hujan yang Berlanjut

28 Februari 2026

Cuaca di Bali minggu ini benar-benar brutal. Hujan lebat yang terus-menerus telah menyebabkan banjir luas, memaksa evakuasi baik komunitas lokal maupun wisatawan.

Pohon-pohon tumbang dan longsor hanya menambah kehancuran yang dialami komunitas selama apa yang akan tercatat sebagai salah satu musim hujan terburuk dalam ingatan hidup.

Driver Pushes Moped in Rain Flood Storm in Bali

Dengan musim kemarau yang belum dijadwalkan tiba hingga pertengahan April, hujan dengan intensitas lebih tinggi jelas akan datang.

Pada awal pekan ini, Gubernur Bali berbicara kepada wartawan setelah seminggu cuaca yang merusak dan menyerukan kepada penduduk lokal maupun wisatawan untuk meminimalkan perjalanan jarak jauh dan untuk tetap waspada terhadap peringatan cuaca ekstrem yang lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang.

Sementara air banjir mulai surut dan operasi pembersihan dapat dimulai, skala dampak dalam hal kerugian material belum sepenuhnya dipahami, meskipun kemungkinan besar berada pada ratusan juta rupiah. 

Para wisatawan di Sanur, Kuta, Legian, dan Seminyak harus diselamatkan dari akomodasi mereka minggu ini oleh Unit Penyelamatan Polisi Bali.

Tim telah dikerahkan di wilayah-wilayah terparah terkena dampak dan membantu warga komunitas lokal maupun wisatawan mencapai keselamatan saat banjir meningkat.

Petugas mendukung lansia dan anak-anak, dan bahkan membantu menyelamatkan hewan peliharaan saat air banjir mencapai lebih dari 1 m di beberapa tempat. 

Menimbang banjir minggu ini yang melanda wilayah-wilayah resort wisata teratas Bali, para pemimpin pariwisata di Bali menyerukan kepada penyedia akomodasi untuk melakukan lebih banyak upaya dalam mengurangi masalah ini.

Ini bukan pertama kalinya wisatawan harus dievakuasi pada musim hujan ini.

Walaupun ada protokol yang ada untuk menjaga keselamatan orang, para pemimpin tidak ingin evakuasi menjadi solusi yang lazim.

Berbicara kepada para wartawan, Gede Nick Sukarta, Sekretaris Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) cabang Badung, menjelaskan bahwa pendekatan yang lebih proaktif terhadap mitigasi banjir diperlukan. Kabupaten Badung adalah rumah bagi hampir semua destinasi liburan Bali yang paling populer, termasuk Kuta, Legian, Seminyak, Canggu, dan Uluwatu. 

Sukarta berkata kepada wartawan, “Upaya mitigasi harus dimulai jauh sebelum banjir terjadi. Hotel perlu memastikan sistem drainase internal mereka berfungsi dengan baik, rutin membersihkan drainase, dan menetapkan prosedur respons darurat yang jelas.”

Dia menjelaskan kepada wartawan keyakinannya bahwa kejadian banjir berulang dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan pelajaran penting bagi bisnis pariwisata, khususnya hotel dan restoran. Ia mencatat bagaimana langkah mitigasi tidak hanya fokus pada kesiapan infrastruktur fisik tetapi juga pada respons operasional dan logistik, juga. 

Dari sudut pandang Sukarta, manajemen hotel perlu menyediakan pelatihan bagi karyawan mengenai prosedur evakuasi, keamanan aset, dan komunikasi dengan tamu selama cuaca ekstrem.

Ia menjelaskan, “Kepercayaan wisatawan sebagian besar ditentukan oleh bagaimana kita merespons situasi ini. Jika mitigasi dilakukan secara efektif, meskipun hujan deras terjadi, dampaknya dapat diminimalkan.”

Menegaskan bahwa perubahan iklim memberikan dampak besar di seluruh Kabupaten Badung dan seluruh Provinsi Bali, Sukarta menyimpulkan, ”Mitigasi bukan hanya respons jangka pendek, tetapi investasi jangka panjang untuk mempertahankan citra dan kelestarian pariwisata.”

Rain at Temple in Bali

Para wisatawan yang bepergian ke Bali antara sekarang dan pertengahan April harus siap menghadapi kejadian cuaca ekstrem, termasuk hujan deras. Sangat penting semua wisatawan memiliki polis asuransi perjalanan yang sangat komprehensif yang mencakup perlindungan terhadap cuaca ekstrem dan bencana alam.

Para wisatawan yang bepergian ke Bali dalam beberapa bulan mendatang disarankan untuk memasukkan beberapa opsi kegiatan saat hujan dalam rencana perjalanan mereka dan siap untuk mengubah rencana pada menit terakhir jika peringatan cuaca diberlakukan, untuk membantu memprioritaskan keselamatan. 

Driver on Moped in Rain in Bali

Juga disarankan untuk mengikuti Bali Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency di Instagram, tempat prakiraan cuaca dan peringatan diposting dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. 

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar