Kuil Gua Tersembunyi: Landmark Budaya Rahasia untuk Wisatawan Bali

5 Agustus 2026

Nusa Penida adalah salah satu destinasi wisata paling disukai di Bali. Tempat-tempat seperti Pantai Kelingking dan Manta Bay menerima ratusan ribu pengunjung setiap tahun.

Sementara sebagian besar wisatawan datang ke Nusa Penida untuk menjelajahi keajaiban alam pulau ini, terdapat kekayaan warisan budaya yang tersembunyi dan menunggu untuk ditemukan. 

Goa Giri Putri Temple in Nusa Penida Cave.jpg

Mengunjungi sebuah pura di Bali merupakan keharusan bagi semua wisatawan liburan, tanpa memandang keyakinan mereka.

Baik itu Pura Uluwatu yang ikonik yang berdiri di tebing-tebing Semenanjung Bukit, ataupun Ulun Danu Beratan yang tampak melayang di atas permukaan Danau Batur, atau bahkan mengunjungi sebuah pura kecil di desa dekat hotel Anda, meluangkan waktu untuk mengunjungi pura di Bali memberikan kesempatan bagi para wisatawan untuk terhubung dengan pulau ini secara autentik dan dengan hormat terhadap budaya. 

Biasanya, wisatawan tidak mengunjungi Nusa Penida karena templanya, yang sayangnya cukup disayangkan. Meskipun begitu mudah untuk memahami mengapa demikian. Dengan para wisatawan yang semakin kekurangan waktu dan begitu banyak keajaiban alam yang bisa dinikmati di Nusa Penida, pura-pura di pulau ini sering diabaikan demi tempat-tempat yang lebih terkenal di Pulau Bali utama.

Bagi mereka yang rela sedikit tersesat dari jalur, bahkan berada di bawah jalur, di Nusa Penida, mereka akan diberi ganjaran yang pantas. Goa Giri Putri Temple terletak di dalam gua raksasa yang panjangnya sekitar 280 meter. Pura ini menawarkan pengalaman yang sangat langka bagi para pemuja maupun pengunjung yang menghormati, karena keindahannya tak diragukan lagi dan merupakan pura yang cocok untuk ritual penyucian air Bali, yang dikenal sebagai melukat.

Pengalaman ini semakin kuat berkat suasana mistis yang diciptakan oleh gua kuno.

Berbicara dengan wartawan, Kepala Pemasaran Pariwisata di Kantor Pariwisata Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini, berbagi, “Jika wisatawan mengunjungi Nusa Penida, lokasi ini wajib dikunjungi. Karena sangat unik. Ada sebuah pura di dalam gua.”

Dia menambahkan bahwa relatif sedikit wisatawan cenderung mengunjungi pura tersebut, kemungkinan karena tempatnya sangat kurang dikenal publik. Yustikarini mencatat, “Wisatawan asing rata-rata 25 orang per hari, wisatawan domestik 15 orang.”

Diamond Beach in Nusa Penida.jpg

Kunjungan ke Goa Giri Putri Temple adalah ziarah tersendiri. Seperti halnya semua pura Hindu Bali, semua pengunjung, tanpa memandang keyakinan, wajib mengenakan sarung dan selendang, serta pakaian yang sopan.

Untuk mencapai area pura utama, pengunjung harus menaiki ratusan anak tangga sebelum memasuki melalui celah batu sempit yang berfungsi sebagai pintu masuk gua. Setelah melewati pintu masuk, pengunjung disambut oleh gua yang luas dengan suasana lembap dan sakral.

Woman-Prays-At-Temple-Ceremony-in-Bali

Bagi mereka yang mengikuti rangkaian doa melukat, yang terbuka untuk siapa saja tanpa memandang keyakinan, rangkaian doa dimulai di kuil Ida Hyang Tri Purusa dan Ganapati.

Selanjutnya, para pemuja bergerak ke kuil Ida Hyang Wisnu dan Wasuki, yang terletak di dekat lingga yoni, melambangkan istana Dewa Siwa. Doa-doa kemudian dilanjutkan ke beberapa kuil lain di dalam gua.

Balinese People Pray In Tradtional Cultural Ceremony In Bali.jpg

Kami sangat menyarankan berhenti untuk makan malam di restoran tepi laut ikonik Penida Colada, di mana Happy Hour dimulai pukul 16.00, dan ada musik live setiap malam. 

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar