Landasan Pacu Bandara Internasional Bali Utara Baru Beroperasi Secepat 2028

21 September 2025

Pemerintah Indonesia berada di bawah tekanan dari sebagian komunitas di Bali Utara yang ingin melihat kemajuan atas janji kampanye pemilu untuk membangun bandara internasional baru di wilayah tersebut.

Proyek Bandara Internasional Bali Utara telah menjadi bagian dari perencanaan yang sering berubah-ubah selama hampir satu dekade.

Airplane on Runway

Menimbang banjir terbaru di Bali, yang telah memengaruhi puluhan ribu orang di seluruh pulau dan menewaskan setidaknya 18 orang, warga menuntut janji-janji pemilihan pemerintah untuk dilaksanakan pada tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan pemerintah pusat.

Selama kampanye pemilu, kini Presiden Prabowo Subianto telah mengunjungi komunitas-komunitas di Bali Utara, sebagaimana dijanjikan, untuk menjadi pemimpin yang akhirnya dapat mewujudkan proyek bernilai miliaran dolar itu. Berbicara kepada komunitas-komunitas di Denpasar City pada kunjungan pertamanya sebagai pemimpin pada November 2024, Presiden Subianto berkata, “Bandara Bali Utara, seperti yang telah saya sampaikan, saya berkomitmen, saya ingin membangun Bandara Internasional Bali Utara.”

Dia bahkan menyatakan, “Kita akan menjadikan Bali sebagai Singapura baru, Hong Kong baru, tempat kita akan menjadi pusat dari wilayah ini.” Banyak komunitas tergerak oleh visinya dan rencana-rencananya untuk provinsi itu, seperti yang dia bagikan, “Indonesia harus sejahtera, dan Indonesia harus sejahtera dan adil; semua orang Indonesia harus menikmati kemakmuran, bukan hanya segelintir orang, setuju?”

Walaupun baru berjalan kurang dari setahun, dengan pulau ini dilanda hujan terburuk dalam lebih dari 70 tahun, dan gejolak politik besar pada akhir Agustus, Presiden Subianto dipanggil untuk mempertanggungjawabkan oleh komunitas di Bali Utara, dan di seluruh negeri.

Para Penglingsir Puri Sejebag Bali, yang mewakili keluarga kerajaan dan rumah tangga bangsawan pulau itu, telah bertemu untuk membahas kemajuan pada Bandara Internasional Bali Utara.

Ketua Puri Sejebag Bali Daily, Cokorda Gde Putra Nindia, mengatakan kepada wartawan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo, yang telah menyatakan komitmennya untuk membangun Bandara Internasional Bali Utara melalui Keppres No. 12/2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029, yang ditandatangani oleh presiden pada 10 Februari 2025.” 

Menambahkan, “Penempatan batu pertama ini sangat penting, agar semua lapisan masyarakat tidak terus-menerus ditanya, apakah proyek ini benar-benar jalan atau sekadar janji politik.”

Nindia mengonfirmasi bahwa Puri Sejebag memberi dukungan terhadap lokasi yang diusulkan untuk bandara di pantai Kubutambahan. T

Mereka puas bahwa perencanaan tata ruang sejalan dengan regulasi, termasuk Peraturan Menteri Perhubungan No. 20/2014 dan Peraturan Menteri Perhubungan No. 64/2018 tentang Prosedur Penentuan Lokasi Bandara.

Plane on Runway At Airport

Penglinsir Puri Agung Singaraja, AA Ngurah Ugrasena, berbicara kepada wartawan tentang apa yang ingin dia lihat terjadi demi kemajuan Bali ke depannya. Seorang Penglinsir di Bali adalah sesepuh keagamaan yang dihormati. Ugrasena kepada wartawan berkata, “Ini adalah alarm nyata bahwa kita tidak bisa terus membiarkan ketimpangan pembangunan. Jika satu-satunya pintu masuk internasional berada di selatan, maka semua beban lingkungan, ekonomi, dan sosial menumpuk di sana.”

Ia menyatakan bahwa rencana Bandara Internasional Bali Utara telah dinyatakan dalam Keputusan Presiden No.12/2025, dan ia berharap hal itu dihormati. Ia mengemukakan kekhawatiran bahwa Gubernur Bali Wayan Koster telah berbicara tentang mengubah lokasi yang saat ini digunakan sebagai Bandara Lt Cl Wisnu di Bali Utara menjadi lokasi proyek, alih-alih melanjutkan rencana saat ini untuk mengembangkan lokasi baru, termasuk sebagian lahan reklamasi laut di lepas pantai Kabupaten Buleleng.

Plane on Airport Runway at Sunset

Ia melanjutkan, “Ini adalah alarm nyata bahwa kita tidak bisa terus membiarkan ketimpangan pembangunan. Jika satu-satunya pintu masuk internasional berada di selatan, maka semua beban lingkungan, ekonomi, dan sosial akan menumpuk di sana.” 

Ugrasena menyetujui, “Kami percaya Presiden Prabowo akan memenuhi janjinya. Bali Utara siap menjadi episentrum pertumbuhan baru, demi keseimbangan pulau dan kemajuan bangsa.”

Airport on Runway in Daytime

Berbicara secara terpisah, CEO PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko, mengatakan kepada wartawan bahwa rencana masih berjalan penuh.

Ia membagikan, “Investor siap. Kami telah menandatangani MoU dengan para investor. Kami telah mengusulkan Penentuan Lokasi. Kami menargetkan landasan pacu pertama, dari dua landasan pacu yang direncanakan, untuk beroperasi pada 2028.” 

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar