Baik Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Wardhana, maupun Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, telah mengunjungi Bali minggu ini dan singgah di beberapa objek wisata paling populer di pulau itu.
Ni Luh Puspa menuju dataran tinggi tengah dan mengunjungi Kebun Raya Bali di Bedugul. Menteri Wardhana berangkat ke Kabupaten Gianyar dan mengunjungi Bali Safari.

Menteri berhenti dan berbincang dengan staf kedua objek wisata maupun pengunjung serta membagikan pujiannya terhadap pengalaman pariwisata yang ditawarkan Bali saat ini.
Selama kunjungan tersebut, Menteri Wardhana berbicara dengan staf di objek-objek wisata utama tentang pentingnya menjaga standar fasilitas yang tinggi dan bagaimana kenyamanan menjadi kunci untuk memperkuat daya saing pariwisata nasional dengan destinasi tetangga. Ia secara pribadi meluangkan waktu untuk memastikan bahwa fasilitas dan layanan yang diberikan kepada wisatawan berjalan secara optimal.
Menteri Wardhana mengatakan kepada wartawan, “Kami ingin memastikan semua fasilitas bersih, kenyamanan fasilitas terjaga, dan layanan berjalan secara optimal. Hasil inspeksi menunjukkan kesan yang sangat baik.”
Ia menambahkan, “Bali juga baru-baru ini memenangkan penghargaan Best Destination 2026 dari Tripadvisor. Ini menunjukkan citra Bali yang kuat. Indonesia, terutama Bali, tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi para wisatawan.”
Kenaikan jumlah pengunjung pada minggu ini disambut baik oleh pelaku usaha pariwisata di Bali, yang telah khawatir bahwa konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah akan memengaruhi angka kedatangan Bali lebih dini daripada nanti. Direktur Pengembangan Bisnis Bali Safari, Hans Manansang, menyambut peningkatan kunjungan dan Menteri Wardhana dengan hangat.
Ia menyatakan, “Kami sangat senang menerima perhatian Menteri. Pada musim puncak seperti ini, kunjungan bisa mencapai 4.000 orang per hari. Pada hari biasa, hanya sekitar 1.500.”
Manansang, seperti banyak manajer di destinasi teratas Bali, telah menyesuaikan strategi untuk memastikan jumlah pengunjung cukup datang, sambil menyeimbangkan pengalaman yang bebas keramaian, terjangkau, dan menarik bagi semua orang.
Ia menambahkan, “Kami optimis bahwa dengan strategi Menteri, pariwisata internasional dapat pulih. Kita bisa mengandalkan pasar di Oceania, Australia, Pasifik, dan lainnya.”
Ia menyimpulkan, “Kunjungan Menteri Pariwisata kali ini tampaknya menjadi sinyal yang kuat: pariwisata di Bali, khususnya di Gianyar, tidak hanya bertahan—ia perlahan memulihkan momentum.”
Gianyar Regency adalah salah satu destinasi pariwisata yang paling mapan di Bali. Rumah bagi ibukota seni dan budaya Bali, Ubud, atraksi-atraksi dan tujuan di sekitar Gianyar Regency, ditambah dengan scene kuliner yang berkembang pesat dan akomodasi kelas dunia, memastikan wilayah ini menerima beberapa jumlah kunjungan tertinggi dibandingkan wilayah mana pun di Bali.
Wisatawan yang berencana mengunjungi Gianyar Regency sebaiknya menyempatkan diri mengunjungi landmark budaya teratas seperti Istana Air Ubud, Desa Budaya Taro, dan Teras Sawah Tegallalang. Dalam hal seni dan budaya, Museum ARMA tidak boleh dilewatkan, begitu pula Museum Blanco. Gianyar Regency juga merupakan wilayah paling populer bagi wisatawan yang ingin ikut serta dalam berkendara ATV di hutan dan arung jeram sungai putih.

Petualangan dalam daftar keinginan ini menyenangkan untuk semua usia, tidak peduli cuaca. Namun, wisatawan sebaiknya selalu memastikan bahwa penyedia asuransi perjalanan mereka mencakup aktivitas petualangan semacam ini sebelum memesan.
Wisatawan yang ingin menjelajahi Ubud tetapi tidak ingin tinggal di pusat kota sebaiknya mencari akomodasi di Sayan, Mas, atau bahkan Tampaksiring.
Komunitas-komunitas ini berada di pinggiran Ubud dan memungkinkan wisatawan akses mudah ke atraksi teratas Ubud sambil menawarkan suasana yang lebih tenang dan pedesaan.

Walaupun Ubud adalah tempat yang paling populer, ada juga orang yang menginap di Gianyar; ada banyak destinasi lain yang kurang terekspos yang tentu patut untuk dijelajahi.
Kabupaten Gianyar adalah rumah bagi beberapa pantai berpasir hitam yang paling mengesankan di Bali. Untuk pelarian tepi pantai yang bebas keramaian, Pantai Keramas adalah pilihan utama.