Merasa Diintimidasi, Ketua Panitia Pilkades di Bangkalan Mengundurkan Diri

Bangkalan, maduracorner.com, Suhu politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bangkalan mulai memanas seiring mekanisme pelaksanaan yang telah memasuki tahapan penjaringan bakal calon kades (Bacakades).

Salah satunya di Desa lomaer, Kecamatan Blega. Gara-gara tak kuat merasakan tekanan berbagai pihak, ketua panitia Pilkades setempat mengundurkan diri.

Hal itu dibenarkan oleh ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) di Desa Lomaer, Nur Kholis. Menurutnya, langkah tersebut dipilih karena merasa ada tekanan atau intimidasi dari berbagai pihak.

“Saya mulai dilantik sebagai ketua P2KD. sudah melakukan tugas dan fungsinya sebagai panitia Pilkades sesuai aturan. Namun, disisilain saya banyak dapat ancaman dan teror dari berbagai pihak,” ucap Nur Kholis Kepada Maduracorner.com saat dihubungi melalui telepon selulernya. Jumat (16/4).

Bahkan kata dia, bukan hanya ancaman kepada dirinya, ia mengaku keluarganya ikut terancam. “Sampai keluarga saya juga diancam, akhirnya saya memutuskan mengundurkan diri sebagai panitia Pilkades,” imbuhnya.

Nur Kholis menjelaskan, pengunduran dirinya dilakukan atas inisiatif sendiri. Menurutnya, ia memikirkan keamanan dirinya dan keluarga.

“Tapi saya tidak pernah mengajak anggota panitia lainnya untuk mengundurkan diri. Tapi tanpa diduga semua anggota P2KD di Desa Lomaer ikut mengundurkan diri semua,” jelasnya.

Alasan lain, kata Nur Kholis, kondisi keamanan di Desa Lomaer tidak kondusif. Sehingga P2KD di Lomaer sebelum penetapan cakades mengundurkan diri sebagai panitia.

“Pengunduran sebagai P2KD terhitung mulai sebelum penetapan, karena ketidak kondusifan di Desa kami dan banyak intimidasi dari berbagai pihak,” paparnya.

Sementara saat ini, P2KD Lomaer masih belum ada penggantinya. Namun, kata Nur Kholis, semua proses tahapan Pilkades Lomaer diserahkan ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD) karena yang membentuk P2KD adalah BPD.

“Dulu panitia yang membentuk BPD, dan sekarang kami menyerahkan kembali ke BPD. Yang pasti untuk saat ini P2KD di Desa lomaer sudah tidak ada karena mengundurkan diri,” ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) DPMD Bangkalan, Handiyansyah menyampaikan pihaknya mengaku sudah menerima surat pengunduran diri P2KD dari BPD Desa Lomaer.

“Surat yang kami terima dari BPD
Lomaer, memang berisi P2KD mengundurkan diri,” ujarnya.

Ia menyarankan, langkah selanjutnya BPD harus membentuk P2KD kembali sesuai prosedur. “Kami sudah menyampaikan, BPD secepatnya membentuk P2KD, dengan sesuai aturan,”ucapnya.

Saat ditanya apakah akan digelar Pilkades tahun ini, Pihaknya mengatakan, kebijakan ada di Bupati Bangkalan.

“Untuk potensi diundur, keputusan mutlak di Pak Bupati. Tapi sementara sampai saat ini kegiatan tahapan Pilkades di Desa Lomaer masih vakum,” ungkapnya. (Ris)

Email Autoresponder indonesia