Minta DPA Tak Digubris Anggota DPRD Kesal

130 views

Bangkalan, Maduracorner.com, Meski tahun anggaran 2021 sudah mulai pertengahan tahun, namun salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan belum mendapatkan salinan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2021 Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan.

Padahal, DPA tersebut merupakan bahan penting bagi anggota dewan untuk mengawal dan mengontrol penggunaan dana APBD Bangkalan yang notabenenya merupakan uang rakyat.

Hal ini diutarakan oleh salah seorang anggota DPRD Bangkalan dari Fraksi Hanura H. Subaidi, saat menemui kepala Dinas Kesehatan di kantor Dinkes Bangkalan. Senin (7/6) kemarin.

Menurut H. Subaidi, selaku anggota Komisi D DPRD Bangkalan, dirinya mempertanyakan DPA tersebut karena sampai hari ini belum memilikinya.

“Dinkes mitra kami, mengapa permintaan kami tidak digubris, padahal kami meminta DPA guna untuk dikaji bersama,” tuturnya.

H. Baidi menjelaskan, pihaknya mengaku permintaan DPA tersebut sudah melalui struktural dan mengirim surat kepada pihak yang terkait.

“Bahwa DPA tersebut penting dan wajib dimiliki seluruh anggota DPRD. Sehingga dapat diketahui penggunaan anggaran yang disusun, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, atau malah sama sekali tidak pro rakyat,”jelasnya.

Ia pun mengecam, akan melihat di pembahasan yang akan di selenggarakan pada Bulan Juni diruang DPRD Bangkalan.

“Kalau tidak dikasih ya sudah, kita ketemu di pembahasan Bulan ini,” terangnya.

Sementara itu, kepala Dinkes H Sudiyo menyikapi hal tersebut, permintaan yang di layangkan oleh anggota komisi D tersebut merupakan ranahnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saya selaku OPD, menyampaikan kepada Pimpinan Sekertaris Daerah (Sekda) Bangkalan, kalau intruksi beliau tidak memperbolehkan DPA diberikan kepada DPRD,” ucapnya.

Bahkan, Sudiyo mengaku, bahwa pihak DPRD sudah melayanghkan surat permohonan kepada Dinkes.

“Iya Pihak DPRD sudah melayaghkan surat kepada Kami, namun itu jawaban kami,” tandasnya. (Ris)

Email Autoresponder indonesia