Pihak kepolisian telah dikerahkan di pantai wisata teratas Canggu untuk beberapa hari ke depan. Pekan ini menandai Eid al-Adha 1447 Hijriah di Indonesia.
Sementara Bali merupakan provinsi Hindu Bali yang dominan, hari libur Islam tersebut diperingati sebagai hari libur nasional secara nasional, dengan jutaan keluarga melakukan perjalanan ke seluruh negeri untuk merayakan perayaan itu.

North Kuta, yang mencakup destinasi wisata teratas seperti Canggu, akan sedikit lebih sibuk akhir pekan ini. Tidak hanya karena libur Eid al-Adha 1447 Hijriah yang dirayakan pada Rabu dan Kamis, tetapi juga musim perjalanan puncak di Bali sedang dimulai.
Secara tradisional, musim puncak di Bali adalah Juni, Juli, dan Agustus, dengan tanggal 1 Juni biasanya jatuh pada hari Senin; musim puncak tahun ini mulai sedikit lebih awal.
Untuk membantu menjaga keselamatan publik, Kepolisian North Kuta telah memperketat keamanan di area wisata Pantai Berawa. Dalam beberapa hari ke depan, patroli rutin yang ditingkatkan akan dilakukan oleh Satuan Samapta Kepolisian North Kuta, dipimpin oleh Pelaksana Kepala Satuan 1 Samapta, Aiptu I Wayan Mendra.
Para petugas akan melakukan patroli di area pantai dan memberikan pesan tertib umum serta kesadaran keamanan kepada pengunjung, petugas parkir, dan petugas keamanan setempat.
Mendra mengatakan kepada wartawan bagaimana petugas akan mengingatkan pengunjung untuk lebih waspada terhadap kejahatan, terutama pencurian kendaraan bermotor dan helm. Pengunjung diminta memastikan kunci kendaraan mereka tidak ditinggalkan di dalam sepeda motor mereka di area parkir. Petugas kepolisian juga mengingatkan pariwisatawan untuk menghindari aktivitas di daerah pantai yang ditandai dengan bendera merah.
Dalam beberapa pekan terakhir, Unit Penyelamat Pantai Bali telah mengikuti pelatihan intensif untuk memastikan keterampilan mereka tetap terasah, dan meskipun penjaga pantai akan bertugas, tidak ada yang menginginkan berada dalam posisi di mana mereka perlu dimintai bantuannya.
Berbicara kepada wartawan, Kepala Kepolisian North Kuta, Komisaris I Ketut Sukadana, mengatakan bahwa patroli intensif sedang dilakukan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi publik dan turis internasional yang sedang berlibur di wilayah pesisir.
Ia menambahkan, “Kami menghimbau pengunjung untuk selalu berhati-hati saat membawa barang berharga dan memastikan kendaraan mereka diparkir dengan aman. Kami juga meminta petugas parkir dan personel keamanan untuk meningkatkan pengawasan di area parkir.”
Kepala Komisaris Sukadana mencatat bahwa daerah seperti Pantai Berawa adalah di antara yang tersibuk dengan turis domestik maupun internasional selama periode liburan panjang. Ia menyatakan harapannya bahwa kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah kejahatan.

Ia menutup, “Kami berharap publik dapat menikmati suasana liburan yang aman dan nyaman saat mengunjungi area-area wisata dalam yurisdiksi Kepolisian North Kuta.”
Keselamatan wisatawan adalah perhatian besar bagi para pelancong saat ini. Dengan konflik geopolitik di seluruh dunia yang mempengaruhi keputusan perjalanan, serta keselamatan di jalanan, akan sangat mudah untuk berpikir bahwa tidak ada tempat aman lagi di dunia jika Anda menggulir terlalu jauh di feed media sosial.
Di Bali, para pemimpin bekerja tanpa henti untuk memastikan keselamatan publik, termasuk keselamatan wisatawan internasional.

Saat ini, Indeks Keselamatan Perjalanan Bali terbaca 75/100. Bali Traveler Safety Index adalah alat yang kami buat bekerja sama dengan Travel Off Path untuk mengumpulkan penilaian keselamatan secara real-time dari para pelancong di lapangan. Kami menggunakan Model Verifikasi Hibrida, yang menghitung sentimen waktu nyata berdasarkan kebaruan, dan setiap tren data tunduk pada Audit Editorial Wajib 24 jam.
Dari 133 laporan yang dicatat oleh wisatawan Bali dalam 30 hari terakhir, hingga saat ini kekhawatiran keselamatan yang paling banyak dilaporkan adalah penipuan. Total ada 76 penipuan yang telah dicatat pada Bali Traveler Safety Index. Penipuan di Bali berkisar dari overcharging untuk barang dan jasa, melalui penjilidan tukar uang yang terkenal, hingga penipuan sepenuhnya.
Laporan-laporan ini mengkhawatirkan, dan wisatawan yang menjadi korban kejahatan di Bali, sebesar apa pun pelanggaran, harus segera melaporkannya ke Kepolisian Bali. Kepolisian Bali dapat dihubungi di 112.

Nilai-nilai ini perlu dilihat dalam konteks, dan penting untuk dicatat bahwa jutaan wisatawan domestik maupun internasional mengunjungi Bali setiap bulan tanpa adanya kekhawatiran terhadap keselamatan atau masalah apapun, itulah sebabnya Bali menjadi tujuan utama di dunia, sebagaimana disebutkan oleh TripAdvisor pada 2026.