Pilkades 2021, Dua Desa di Bangkalan Ditunda

357 views

Bangkalan, Maduracorner.com, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur hanya tinggal menghitung hari.

Namun, terdapat dua desa yang dilaporkan tidak dapat melaksanakan Pilkades. Dua desa tersebut meliputi Desa Dlambah Dajah dan Desa Tanah Merah Laok, Kecamatan Tanah Merah.

Penundaan didua desa tersebut tertuang dalam surat edaran keputusan Bupati Bangkalan nomer 188.45/100/Kpts/433.013/2021 dan 188.45/103/Kpts/433.013/2021 tentang penundaan Pemilihan Kepala Desa Dlambah Dajah dan Desa Tanah Merah Laok, Kecamatan Tanah Merah yang ditandatangani Bupati Bangkalan pada 8 dan 16 April 2021 lalu.

Dalam surat keputusan itu disebutkan, Panitia Pemilihan Kepala Desa Dlambah Dajah dan Tanah Merah Laok dinyatakan bubar. Seluruh hasil dan tahapan pemilihan kepala desa yang telah dilaksanakan dinyatakan batal. Dan menunda Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Dlambah Dajah dan Tanah Merah Laok Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan pada tahun 2022.

Alasan kuat keputusan kebijakan ditundanya didua desa tersebut juga disebutkan. Bahwa terkait dengan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Dlambah Dajah dan Tanah Merah Laok, terdapat desakan dari berbagai pihak termasuk dar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangkalan untuk dihentikan dan ditunda pelaksanaanya pada gelombang berikutnya di tahun 2022.

Bahwa desakan dan tuntutan penghentian tersebut didasarkan pada dugaan tidak netralnya panitia dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa serta karena adanya eskalasi konflik yang berpotensi meluas jika tetap dipaksakan dilanjutkan pada tahun 2021 ini.

Selain itu, berdasarkan Laporan Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa (TFPKD) No. 11/ TFPKD/ IV/2021, perihal : Laporan Monitoring Pelaksanan Pemilihan Kepala Desa Dlambah Dajah dan Tanah Merah Laok, dinyatakan bahwa Pembentukan Panitia oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) adalah cacat hukum, karena tidak dilakukan secara terbuka, melanggar Peraturan Bupati Nomor 89 Tahun 2020 karena Bendahara panitia tidak dijabat oleh Kaur Keuangan Pemerintahan Desa, serta diragukan netralitasnya karena ketua panitia dijabat oleh sekretaris desa. Sedangkan kepala desa (incumbent) dan beberapa perangkat desa lainnya mendaftar sebagai bakal calon kepala desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan, Akhmad Ahadiyan Hamid melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) DPMD Bangkalan, Handiyansyah menyebutkan, pelaksanaan Pilkades serentak, yang akan berlangsung dua pekan ke depan ada dua desa di kecamatan Tanah Merah sudah mendapatkan keputusan Bupati Bangkalan.

“Salah satunya karena ada indikasi tidak netral itu maka Bupati Bangkalan melakukan kebijakan penundaan Pilkades di Desa Dlambah Dajah dan Tanah Merah Laok. Karena tidak menginginkan hal-hal yang tidak diinginkan maka lebih baik ditunda,” ujarnya. Selasa (21/4/2021).

Pria yang akrab disapa radit itu menambahkan, pertimbangan lain dalam kebijakan itu karena tidak kondusifan di dua desa tersebut. Sehingga melalui pertimbangan matang pilkades di dua desa Kecamatan Tanah Merah ditunda.

“Jadi sampai saat ini ada dua desa Pelaksanaan pilkadesnya dimundurkan ke pelaksanaan pilkades mengikuti gelombang kedua,” paparnya. (Ris)

Email Autoresponder indonesia