Pilkades Serentak 120 Desa di Bangkalan Dimajukan, Ini Alasannya

Bangkalan, Maduracorner.com, Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengubah jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021. Keputusan diambil melalui surat Keputusan Bupati Bangkalan tentang jadwal pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2021.

Sebelumnya Pemkab menjadwalkan Pilkades serentak di 120 Desa itu akan digelar tanggal 5 Mei. Namun kini dimajukan ke tanggal 2 Mei 2021 mendatang.

Perubahan jadwal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bangkalan Ahmad Ahadiyan Hamid melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) Handiyansyah. Menurutnya, keputusan itu diambil menyusul adanya surat edaran dari Kapolda Jawa Timur bernomor : B/13608/XII/OPS.1.3/2020,/Roops, tanggal 28 Desember 2020 tentang jadwal rencana operasi yang akan digelar Polda Jatim Tahun 2021 dan surat Kapolres Bangkalan nomor : B/263/III/OPS.1.3./Bagops, tanggal 15 Maret 2021.

Atas keputusan ini, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron kemudian menerbitkan Surat Keputusan Bupati Nomor : 188.45/54/Kpts/433.013/2021 Tanggal 16 Maret 2021. Tentang perubahan atas keputusan Bupati Bangkalan. Nomor 188.45/54/Kpts/433.013/2021 tentang jadwal pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2021.

Dalam edaran tersebut dijelaskan, alasan memajukan pelaksanaan Pilkades serentak karena bertepatan rencana operasi Semeru yang akan digelar Polda Jatim Tahun 2021.

“Bahwa hari H pemilihan kepala desa,  bersamaan dengan operasi Semeru. Sehingga personel keamanan nanti tidak bisa maksimal karena benturan dengan kegiatan operasi Semeru ,” kata Handiyansyah kepada Maduracorner.com.

Atas dasar itu, Bupati Bangkalan mengintruksikan untuk membuat keputusan terkait perubahan jadwal pemungutan suara. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan pilkades berjalan damai dan kondusif.

Selain itu, kata pria yang akrab disapa Radit, tahapan Pilkades sementara ini masih masuk tahapan verifikasi keabsahan persyaratan administrasi bakal calon. Meski ada perubahan jadwal pelaksanaan, lanjut dia, pelaksanaan tahapan lainnya tetap mengikuti aturan.

“Yang bergeser hanya jadwal hari tenang dan kampanye, tapi tidak merubah peraturan Pilkades,” tegasnya. (Ris).

Pos terkait