Musikalnya, Bukan Cinta Galih/Ratna (Bukan Kisah Cinta Galih dan Ratna), akan dipentaskan pada 7 Februari, di Teater Besar dalam kompleks Taman Ismail Marzuki di Jakarta Pusat. Disutradarai dan ditulis oleh Mikail Edwin Rizki yang berusia 18 tahun, produksi ini dibintangi oleh pendatang baru Salsha Indradjaja sebagai Ratna dan Xavier El Masrur sebagai Galih.
Musikal ini diadaptasi dari Gita Cinta dari SMA, sebuah novel populer karya Eddy D. Iskandar yang kemudian diubah menjadi film hit, disutradarai oleh Arizal. Dirilis pada tahun 1979, dibintangi Rano Karno, yang kini menjabat wakil gubernur Jakarta, sebagai Galih, dan Yessy Gusman sebagai Ratna; film tersebut sangat populer di kalangan penonton pada masa itu.
Pada film pertama, Galih dan Ratna tidak bisa bersama karena ayah Ratna menentang hubungan antar-etnis mereka. Dalam sekuelnya, Puspa Indah Taman Hati (Beautiful Flower of the Heart Garden), juga dirilis pada 1979, Galih bertemu Marlina, yang sangat mirip dengan Ratna, juga diperankan oleh Yessy.
Mikail mengatakan bahwa meninjau kembali sebuah romansa yang ikonik pada generasi orangtuanya merupakan tantangan, terutama dalam membuat kisahnya relevan bagi penonton muda. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, ia memasukkan humor Gen Z ke dalam dialog.
Mikail melanjutkan, meskipun produksi ini diadaptasi dari film dan novel dengan judul yang sama, ia akan menyajikan alur cerita yang berbeda.
“Penonton akan melihat kejutan alur yang mungkin berbeda dari film aslinya dan dari apa yang mereka harapkan,” kata Mikail. “Akankah Ratna berakhir dengan Galih? Anda harus menonton pertunjukannya.”