Seorang Penambang di Bangkalan Tewas Tertimpa Batu

392 views

Bangkalan, Maduracorner.com, Naas, seorang pekerja galian tambang batu di Kabupaten Bangkalan tewas setelah tertimpa reruntuhan batu bukit kapur Arosbaya. Senin (15/3/2021). Korban diketahui bernama Badrum (60) warga Dusun Plebunan Desa. Berbeluk, Kecamatan Arosbaya.

Peristiwa runtuhnya galian batu tersebut terjadi akibat intensitas hujan deras yang terjadi selama tiga hari berturut-turut.

Kapolsek Arosbaya, Iptu Fery Riswantoro mengatakan, korban tewas setelah warga setempat dan pihak kepolisian mengevakuasi secara manual.

“Korban sudah dievakuasi, diduga korban tertimbun akibat kondisi alam. Tadi malam kan hujan cukup deras disini,”ucapnya kepada Maduracorner.com.

Iptu Fery menjelaskan kronologis peristiwa itu, sekitar pukul 06.45 Wib, korban yang saat itu berangkat dari rumahnya menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari batu.

“Dari keterangan warga setempat, korban sudah biasa sehari-harinya mencari batu,” kata Kapolsek Arosbaya.

Lebih lanjut, kata dia, pada pukul 06.50 Wib, korban tiba di TKP dan langsung melakukan pengambilan batu kapur bersama dengan kedua orang rekannya.

Ketika kedua rekan korban pergi meninggalkan TKP mengingat lokasi sudah mulai memperlihatkan tanda-tanda akan ambruk.

Namun, kedua orang rekan korban sempat memperingatkan dan memanggil korban untuk segera naik. Tetapi, korban menghiraukan.

“Karena menurut rekannya itu, korban pendengarannya kurang baik maka korban tetap melanjutkan, sekira pukul 07.00 Wib salah satu batu besar ambruk dan menimpa si korban,”ungkap Iptu Fery sapaan akrab Kapolsek Arosbaya.

Sehingga, korban dilakukan efakuasi pertolongan oleh warga setempat dengan menggunakan alat seadanya (tradisional).

“Saat ini, korban (B) sudah berada dikediamanya untuk disucikan dan langsung akan dikebumikan oleh pihak keluarganya,” ujarnya.

Ia menghimbau, atas kejadian peristiwa tersebut, sementara tambang rakyat dan bukit batu Arosbaya tidak boleh digunakan dan ditutup.

“Aktivitas tambang dihentikan sementara menunggu sampai ada pemberitahuan pihak instansi terkait,”tandasnya. (Ris).

Email Autoresponder indonesia