Wisatawan Bali Bisa Berlayar ke Taman Nasional Komodo untuk Liburan Seumur Hidup

26 November 2025

Tahun depan, kita tahu tren perjalanan akan berubah di Bali, dan satu perubahan besar akan menuju liburan dengan beberapa pemberhentian di Indonesia, semuanya dimulai di Bali.

Komodo Dragon in Indonesia By Ocean.jpg

Kementerian Pariwisata Indonesia telah mengidentifikasi lima wilayah prioritas super di negara itu yang ingin dijadikan lima Bali baru.

Ini adalah Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Likupang di Sulawesi Utara, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.

Para penggemar Bali mungkin tidak mengenal Labuan Bajo hanya dari namanya, tetapi mereka pasti mengenalnya sebagai destinasi terkenal di dunia berkat penduduknya. Labuan Bajo adalah gerbang menuju Taman Nasional Komodo.

Sebagai satu-satunya tempat di dunia tempat Kurka Komodo yang garang hidup, Labuan Bajo adalah tujuan yang wajib dikunjungi bagi penggemar alam, dan bagi siapa saja yang tertarik untuk menyelami budaya Indonesia lebih dalam juga.

Di atas permukaan tanah, fokusnya semua pada Kadal Komodo saat mendarat di Labuan Bajo, namun wilayah ini juga menjadi rumah bagi beberapa ekosistem kelautan yang paling beragam hayati di Indonesia yang tidak boleh dilewatkan.

Salah satu cara terbaik untuk menjelajahi Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo adalah dengan kapal liveaboard. Ini memberi wisatawan peluang untuk berlayar mengelilingi kepulauan seperti penjelajah yang berani, sambil menikmati semua kemewahan yang mungkin mereka harapkan dari liburan di Indonesia.

Hingga saat ini, cara paling populer untuk mencapai Labuan Bajo dari Bali adalah melalui penerbangan domestik singkat dari I Gusti Ngurah Rai. 

Semua itu akan berubah; mulai Desember 2025, akan mungkin untuk berlayar langsung dari Bali ke Labuan Bajo.

Mereka yang berpengalaman dalam perjalanan di Indonesia akan tahu bahwa rute ini sebenarnya tidak baru, tetapi sekarang tersedia lebih luas dan konsisten, dan dengan meningkatnya permintaan untuk liburan dengan beberapa pemberhentian antara Bali dan destinasi utama lainnya di Indonesia, layanan ini akan sangat diminati pada 2026 dan seterusnya. Keberangkatan berikutnya akan meninggalkan Bali pada tanggal 27 November dan 2 Desember.

Layanan feri yang menghubungkan Bali dan Labuan Bajo ditawarkan oleh dua kapal, KM Binaiya dan KM Tilongkabila. Waktu perjalanan berkisar antara 27 hingga 37 jam, dan tiketnya serendah IDR 295.000. Ini adalah petualangan dengan anggaran sangat rendah ala backpacker.

Bepergian melalui rute ekonomi pada feri Bali-Labuan Bajo merupakan pengalaman perjalanan yang sah, tetapi bagi mereka yang mencari sedikit kenyamanan lebih dan mungkin sedikit lebih cepat, ada penyedia tur yang menawarkan pengalaman pelayaran Bali ke Labuan Bajo yang mencakup pemberhentian, penyelaman yang dipandu, dan akomodasi mewah di kapal.

Ship Sails Off Flores Islands in Indonesia.jpg

Tentu saja, selalu ada jalan tengah juga. Wisatawan yang ingin mengatur petualangan melintasi lautan mereka sendiri melewati Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur sepenuhnya bisa mewujudkannya.

Dengan keberangkatan harian dari Pelabuhan Sanur dan Padangbai di Bali ke Kepulauan Gili dan Lombok, kini lebih mudah daripada sebelumnya bagi wisatawan untuk berlayar menuju cakrawala baru.

Operator seperti GoBoat menawarkan tarif terjangkau dan sistem pemesanan yang sederhana bagi wisatawan yang ingin mengatur perjalanan mereka sendiri.

Boat-is-anchored-to-Gili-Island-Beach

Setelah menikmati beberapa hari di Kepulauan Gili dan Lombok, perjalanan melalui laut ke Labuan Bajo juga mudah diatur, dan memberi wisatawan kesempatan untuk merasakan Indonesia lebih banyak saat bepergian.

Untuk mencapai Labuan Bajo dari Lombok, langkah pertama adalah naik feri dari Lombok ke Sumbawa, lalu bepergian lewat darat ke Pelabuhan Sape, dan naik feri Pelni atau ASDP ke Labuan Bajo.

Ini adalah opsi yang sangat ramah anggaran yang menawarkan banyak peluang untuk menjelajahi destinasi di luar jalur sepanjang perjalanan, tetapi lebih cocok untuk mereka yang memiliki lebih banyak waktu.

Life Bouy on Ferry Transpport Bali Indonesia

Jika liburan multi-stop yang dibagi antara Bali yang tercinta dan Labuan Bajo yang indah di luar sana terdengar ide yang bagus, tetapi gagasan feri dan kapal cepat tidak terdengar seperti suasana yang diinginkan, terbang juga merupakan opsi yang sangat baik.

Ada lima penerbangan setiap hari dari Bali ke Labuan Bajo dengan Indonesia AirAsia dan BatikAir. Harga tiket pulang-pergi seringkali hanya sekitar USD 100. 

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.