Gangguan Perjalanan Besar di Indonesia Akibat Letusan Gunung Berapi yang Mempengaruhi Penerbangan ke Bali

10 September 2026

Gangguan perjalanan besar sedang tercatat di seluruh Indonesia seiring Gunung Anak Krakatau meletus.

Dikenal sebagai salah satu gunung berapi paling volatil di dunia, Gunung Anak Krakatau terletak di Provinsi Lampung, meskipun merupakan gunung berapi pulau kecil yang terbentuk setelah Krakatoa. 

Major Travel Disruptions In Indonesia As Volcano Erupts Affecting Bali Flights 

Sampai Senin siang, lebih dari 170.000 penumpang telah terdampak oleh letusan Gunung Anak Krakatau, termasuk penumpang yang melakukan perjalanan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali.

Pada pukul 9 pagi pada hari Senin 7 September, lebih dari 1.558 penerbangan terdampak, dengan lebih banyak lagi yang diperkirakan akan tertunda dan dibatalkan dalam beberapa hari mendatang. 

Sampai saat ini, bandara yang paling terdampak adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta, meskipun wisatawan yang melalui Bandara Bali perlu tetap waspada dalam beberapa hari ke depan. Berbicara kepada wartawan pada Minggu malam, Kepala Divisi Komunikasi & Hukum Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, mengatakan bahwa bandara terus memperbarui data dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan utama setelah dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap ruang udara.

Dia mencatat bahwa sebagian besar penerbangan internasional masuk dan keluar dari Bandara Ngurah Rai melanjutkan operasional seperti biasa, dengan beberapa keterlambatan kecil. Dia membagikan, “Kami dapat menyampaikan bahwa operasional penerbangan dan layanan bandara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali pada umumnya tetap beroperasi normal dan optimal.” Pada Minggu, 42 penerbangan, sebagian besar layanan domestik, terdampak di Bandara Ngurah Rai.

Asmadi mengatakan kepada wartawan,  “Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), sebagai operator Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali, terus berkoordinasi dengan maskapai untuk memperbarui jadwal dan menangani penumpang yang sudah berada di bandara.” 

Dia mencatat bahwa koordinasi juga sedang dilakukan dengan AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara yang terdampak oleh aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bagi penumpang yang berada di terminal untuk penerbangan yang terdampak, manajemen bandara juga menyediakan layanan pemulihan layanan. Layanan ini mencakup penyediaan minuman dan camilan bagi penumpang.

Penting bagi para wisatawan Bali untuk mencatat bahwa Bandara I Gusti Ngurah Rai mendorong calon penumpang untuk tidak tiba di bandara tanpa memastikan status penerbangan mereka.

Para pelancong diminta untuk secara rutin mengonfirmasi status dan jadwal penerbangan mereka dengan maskapai terkait sebelum berangkat. Asmadi mencatat, “Untuk informasi terkait bandara, PT Angkasa Pura Indonesia juga menyediakan layanan Pusat Kontak InJourney Airports melalui nomor telepon 172.”

Luggage Carousel in Bali Airport

Sungguh menakjubkan, enam gunung berapi di Indonesia dilaporkan meletus hampir bersamaan. Sejak 31 Agustus 2026, Gunung Ibu, Gunung Semeru, Gunung Lewotobi Lakilaki, Gunung Lewotolok, Gunung Anak Krakatau, dan Gunung Sinabung telah meletus di seluruh kepulauan Indonesia.

PVMBG menekankan bahwa letusan-letusan tersebut tidak saling terkait, karena masing-masing gunung berapi memiliki sistem magma yang terpisah. Ini menjadi pengingat terang bagi para wisatawan, bagaimanapun, bahwa Indonesia adalah salah satu tempat paling aktif secara vulkanik di bumi dan bahwa letusan serta bencana alam dapat memengaruhi perjalanan dalam sekejap mata.

Volcanic Ash Eruption

Dewan Pariwisata Nasional Indonesia, Wonderful Indonesia, telah memberitahu para pelancong bahwa “Keselamatan adalah Prioritas pada setiap perjalanan. Bagi mereka yang berencana bepergian, periksa kondisi terbaru di tujuan Anda dan status operasional perjalanan sebelum berangkat. Juga cek pembaruan dari: manajemen destinasi, penyedia akomodasi, operator transportasi.”

Waspadalah terhadap perubahan operasi penerbangan dan pelayaran yang dapat terjadi tergantung pada perkembangan letusan dan penyebaran abu vulkanik. Ikuti instruksi otoritas terkait dan prioritaskan keselamatan. Untuk keadaan darurat dan bantuan terkait bencana di Indonesia: 117.”

Bali Airport Sign

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar