Tanpa Ikatan: Kehancuran Senyap yang Teranyam Melalui Cahaya dan Bentuk

24 Mei 2026

Di ujung yang jauh, sebuah patung stainless steel karya perhiasan dan pematung asal Korea Selatan, Allyson Jeong, menggantung dari langit-langit, sebuah bola berlekuk yang menjadikannya terikat ke lantai saat rantainya bergoyang lembut, menebarkan kilau cahaya ke seluruh ruangan. Di dekatnya, dentingan logam dari patung kinetik Aaron Taylor Kuffner Gamelatron bergema lembut di ruang itu.

Dipajang dari tanggal 24 April hingga 24 Mei, Unbound: Resonating Light menggabungkan perhiasan dan instalasi Jeong dengan fotografi atmosferik karya Tuft.

Pemandangan di Tepi

“Segala sesuatu yang Anda lihat [dalam foto-foto ini] tidak lagi ada,” kata Tuft pada pembukaan pameran.

Tempat-tempat itu tetap ada, tetapi lanskap telah berubah secara dramatis akibat penipisan ozon, pemanasan global, dan mencairnya gletser, transformasi yang telah ia dokumentasikan sejak 1998.

“Dalam dunia yang semakin digital, saya berharap [pengunjung] dapat merasakan energi spasial logam dan cahaya, serta menemukan rasa resonansi mereka sendiri dalam ruang itu.” — Allyson Jeong

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar