Tren Perjalanan Bali 2026: Bali Jadi Destinasi Liburan Teratas

13 Januari 2026

Jelas bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun yang sangat besar bagi perjalanan dan pariwisata di Bali.

Para pemangku kepentingan utama di sektor pariwisata berbagi wawasan tentang tren perjalanan yang akan datang untuk membantu wisatawan merancang liburan dan rencana perjalanan yang menampilkan yang terbaik dari Bali tahun ini. 

Woman Walks in Hotel Resort in Ubud Bali.jpg

Ketua Asosiasi Perjalanan Bali, Putu Winastra, telah berbicara kepada wartawan tentang tren perjalanan yang telah diamati timnya sejauh 2026.

Winastra menyoroti bahwa 2026 akan menjadi tahun pariwisata alam dengan fokus pada pelestarian lingkungan, serta perjalanan spiritual dan kebugaran. Ia berbagi harapannya bahwa minat terhadap desa wisata akan terus tumbuh pada 2026, membawa pariwisata budaya lebih banyak ke pasar massal.

Berbicara secara terpisah, Wahyuning Sri, Direktur Kreatif Om Ham Retreat & Resort, menyampaikan apa yang disampaikan Winastra. Ia mencatat bahwa resor tersebut telah melihat peningkatan permintaan yang tajam dan bahwa kebiasaan para pelancong juga berubah. Ia menjelaskan, “Sebelumnya, tamu datang ke properti kami hanya untuk menginap atau mencari akomodasi untuk liburan mereka. Tahun ini, fokusnya telah bergeser ke penyembuhan dan pemulihan.”

Sri mencatat bahwa permintaan untuk perjalanan spiritual dan kebugaran didorong oleh wisatawan dari Amerika Utara, Australia, dan seluruh Asia, dengan fokus khusus pada retret. Sri menjelaskan bahwa sehubungan dengan hal ini, hotel ini bekerja untuk menciptakan lebih banyak peluang pariwisata kebugaran, sebuah tren yang mudah terlihat di Bali secara luas, terutama di daerah seperti Ubud. 

Om Ham Retreat & Resort, seperti banyak hotel, resor, dan retret lainnya, sedang menciptakan paket yang mencerminkan permintaan yang berkembang untuk pengalaman spiritual dan kebugaran, disertai dengan penawaran akomodasi. Ini termasuk opsi makan setengah papan dan penuh papan yang menampilkan hidangan sehat yang menggunakan bahan lokal, serta paket aktivitas seperti penyembuhan bunyi dan kelas yoga dengan seorang master lokal. 

Segmen pariwisata kebugaran Bali adalah salah satu yang terbaik di dunia. Dari spa pemenang penghargaan hingga hotel yang diakui secara internasional, melalui pengalaman budaya yang unik yang berakar pada spiritualitas Bali serta praktik kesehatan dan kebugaran holistik, ini benar-benar menjadi pilihan mudah bagi para wisatawan yang mencari tempat untuk istirahat, pulih, dan mengisi tenaga kembali. 

Tren kebugaran tidak hanya menjadi fokus bagi para ahli pariwisata yang berbasis di Bali, tetapi juga bagi para pemimpin perjalanan nasional. Kementerian Pariwisata Indonesia mengonfirmasi pada akhir 2025 bahwa gastronomi, kebugaran, dan pariwisata maritim adalah fokus utama yang akan menjadi fokus utama ke depannya.

Bicara kepada wartawan, Gede Budiwijaya, dari Kementerian Pariwisata Indonesia, berbagi, “Kami berharap ketiga produk ini dapat meningkatkan daya jual produk-produk pariwisata Indonesia, jadi kami tidak hanya menjual destinasi.”

Ini berarti kebugaran, gastronomi, dan pariwisata maritim akan menjadi fokus utama di destinasi prioritas super Indonesia, termasuk Mandalika di Lombok, Borobudur di Jawa, Danau Toba di Sumatra, Likupang di Sulawesi Utara, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.

Dalam beberapa bulan mendatang, para pelancong yang merencanakan perjalanan ke Indonesia akan melihat promosi yang lebih besar terkait gastronomi, kebugaran, pariwisata maritim, dan kelima destinasi ini. Bagi wisatawan yang merencanakan liburan ke Bali, ini menawarkan seperangkat poin orientasi yang mudah. Wisatawan bisa memilih fokus perjalanan, misalnya kebugaran, lalu merancang rencana perjalanan di sekitarnya.

Pink Beach in Labuan Bajo Komodo Indoneisa

Wisatawan yang bepergian ke Bali dapat merasakannya dalam banyak cara, baik sebagai liburan multi-henti di Bali, melompat dari titik kebugaran ke pusat spiritual.

Liburan yang dimulai di Canggu, menuju Ubud, kemudian Munduk, dan diakhiri di Amed menawarkan aliran yang tenang, meremajakan, berorientasi budaya, dan fokus pada kebugaran. 

North Bali Munduk Waterfall

Alternatifnya, perjalanan kebugaran bisa membawa wisatawan pada liburan multi-henti di seluruh Indonesia, dimulai di Bali, dengan perhentian di Lombok, Labuan Bajo, Yogyakarta, dan Jakarta. 

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar