Kemitraan Internasional Baru untuk Meningkatkan Pengalaman Wisata di Bali

29 April 2026

Sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia, Bali memainkan peran penting dalam hubungan internasional.

Gubernur Bali Wayan Koster telah bertemu dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Küçükcan, untuk membahas bagaimana dua destinasi yang semakin populer bisa bekerja sama meningkatkan pengalaman pengunjung. 

Traditional Temple Gate In Bali Bedugul

Selama pertemuan, Gubernur Koster dan Duta Besar Küçükcan membahas hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki.

Duta Besar Küçükcan menyatakan apresiasinya atas sambutan hangat dari Bali dan berharap kunjungannya dapat membantu membangun kemitraan lebih lanjut setelah kunjungan terbaru Presiden Indonesia Prabowo Subianto ke Turki.

Duta Besar Küçükcan membagikan visinya untuk kemitraan yang lebih luas antara Indonesia dan Turki, dengan Provinsi Bali memainkan peran penting dalam hubungan tersebut. “Hubungan antara Indonesia dan Turki sangat dekat. Sudah sangat baik di tingkat atas; sekarang penting untuk memperkuat pelaksanaannya di tingkat bawah, termasuk antara daerah.”

Sektor pariwisata Turki telah mengalami ledakan dalam satu dekade terakhir, dan maskapai nasional Turkish Airlines adalah salah satu maskapai yang paling diminati di dunia. Sangat mungkin untuk terbang langsung antara Istanbul dan Denpasar dengan lebih dari sepuluh penerbangan per minggu dengan Turkish Airlines, menjadikan rute ini salah satu opsi paling populer bagi wisatawan Eropa dan Amerika Utara yang bepergian ke Bali.

Rute ini pasti akan meningkat permintaannya dalam beberapa bulan mendatang karena konflik di Timur Tengah memengaruhi keputusan wisatawan untuk singgah di wilayah tersebut dalam perjalanan jarak jauh. Turkish Airlines juga menawarkan layanan harian antara Jakarta dan Istanbul. 

Ledakan pariwisata Turki menawarkan banyak peluang untuk pembelajaran bersama dengan Bali, dan satu dekade Bali sebagai salah satu destinasi yang paling diminati di dunia juga menawarkan Turki peluang pertumbuhan yang besar. Duta Besar Küçükcan menjelaskan bahwa Turki memiliki pengalaman luas dalam mengelola industri pariwisatanya secara nasional, dengan sekitar 60 juta turis yang mengunjungi negara itu setiap tahun.

Dari jumlah tersebut, sekitar 25 juta orang mengunjungi Istanbul, memberikan kontribusi sekitar 6,5 miliar dolar AS bagi perekonomian negara tersebut. Pada 2026, Bali memiliki misi untuk menyambut lebih dari 7,5 juta turis internasional dan jutaan wisatawan domestik juga. 

Salah satu topik hangat yang dibahas antara Gubernur Koster dan Duta Besar Küçükcan adalah Bandara Internasional Bali Utara. Proyek yang telah lama dinantikan dan sangat kontroversial ini telah masuk dalam agenda hampir sepuluh tahun, dan akhirnya mendapatkan kemajuan infrastruktur mega ini adalah bagian besar dari janji kampanye Presiden Subianto kepada rakyat Bali.

Duta Besar Küçükcan menawarkan dukungan kepada Gubernur Koster untuk proyek-proyek pengembangan infrastruktur di seluruh Bali, namun dengan fokus khusus pada proyek Bandara Internasional Bali Utara. Ia menyebut bahwa banyak perusahaan Turki memiliki pengalaman membangun bandara-bandara internasional di negara-negara di seluruh dunia, termasuk Vietnam. 

Gubernur Koster menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan tawaran dukungan tersebut dan mengakhiri pertemuan dengan mengatakan, “Terima kasih atas pertemuan ini, termasuk pemandangan yang luar biasa dan pertukaran gagasan. Karena komunikasi di tingkat pemerintah pusat telah terjalin, kita di tingkat daerah juga perlu menindaklanjuti hubungan kerja sama ini, terutama di sektor pariwisata.”

View of Gates Of Heaven Temple in Bali.jpg

Gubernur Koster telah menjalani minggu yang sibuk bertemu dengan para pejabat internasional untuk membantu meningkatkan hubungan internasional dan, pada akhirnya, mengamankan kemitraan yang akan membantu meningkatkan kehidupan di pulau ini bagi penduduk lokal maupun wisatawan. Gubernur Koster juga bertemu dengan Wakil Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Mathias Domenig, pada akhir pekan.

Kedua pihak melakukan pembahasan mendalam mengenai dukungan bagi produk Bali dan bisnis lokal. Gubernur Koster mengatakan kepada Wakil Duta Besar, “Kolaborasi dengan Swiss bisa menjadi bagian penting dalam menyediakan solusi inovatif sambil membuka akses pasar internasional bagi produk Bali.”

Barong-Masks-at-Bali-Market

Warga negara Swiss merupakan sebagian kecil dari jutaan pengunjung internasional ke Bali setiap tahun, tetapi mereka termasuk di antara pengunjung dengan pengeluaran tertinggi. Gubernur Koster memuji warga Swiss atas penghormatan budaya mereka terhadap Bali dan dukungan mereka terhadap pulau itu.

Ia menyimpulkan, “Ini suatu kehormatan bagi kami di Bali. Hubungan antara Bali dan Swiss sangat baik, terutama karena Konsul sangat komunikatif dengan kami.”

“Warga negara Swiss sangat menghargai budaya lokal, bersikap sopan, dan tidak pernah menimbulkan masalah. Mereka sangat menghormati Bali.” Menambahkan, “Kolaborasi internasional seperti ini sangat penting untuk mendukung transformasi pariwisata Bali menuju lingkungan yang lebih berkelanjutan dan berkualitas tinggi.”

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar