Arab Saudi Buka Pintu untuk Semua Wisatawan Indonesia

3 Desember 2025

“Saudi memiliki begitu banyak yang ditawarkan. Kami memiliki banyak situs yang indah dan asli, budaya yang kaya, dan warisan yang mendalam. Kami adalah rumah Arabia, tempat budaya wilayah ini berasal,” kata Eyad Jan, Senior Director Unit Pasar Asia Tenggara dari Saudi Tourism Authority, pada 14 November selama Visit Saudi Travel Fair, yang berlangsung dari 12 hingga 16 November di Gandaria City, Selatan Jakarta.

Jan menegaskan bahwa Arab Saudi terbuka untuk semua wisatawan, tidak hanya Muslim.

“Daerah seperti Asir menawarkan cuaca yang lebih sejuk, arsitektur berwarna-warni, bunga-bunga, dan ekspresi budaya yang beragam, bukan hanya jubah hitam putih tradisional yang banyak orang bayangkan,” tambahnya.

Untuk meningkatkan jangkauan, STA membuka kantor Jakarta pada 2023 dan terus menjalin kerja sama dengan agen perjalanan lokal, maskapai penerbangan, penyelenggara pernikahan dan mitra ekosistem pariwisata.

Pelajar perjalanan muda Indonesia, yang digambarkan canggih secara teknologi, berpetualang, dan didorong media sosial, dipandang sebagai pasar utama untuk tawaran pariwisata Arab Saudi yang berkembang, melampaui ziarah religius.

Arab Saudi juga mempromosikan acara olahraga, hiburan dan rekreasi, seperti Piala Dunia Esports tahun ini dan Grand Prix Formula 1 Arab Saudi, serta Riyadh Expo 2030 dan Piala Dunia FIFA 2034 yang akan datang.

Jan mencatat bahwa Liga Pro Saudi telah tumbuh secara signifikan popularitasnya, terutama setelah ikon sepak bola dunia Cristiano Ronaldo bergabung dengan Klub Sepak Bola Al Nassr.

“Penggemar CR7 dari Indonesia kini dapat merasakan kehadirannya melalui Unreal Calendar, kampanye global yang menampilkan deretan acara olahraga kelas dunia, kegiatan budaya, dan hiburan di Arab Saudi,” tambahnya, merujuk kepada pemain Portugis itu dengan julukannya.

Unreal Calendar menampilkan ratusan pengalaman, atraksi, dan tawaran hiburan yang disusun untuk pengunjung internasional.

Jan juga menyoroti perkembangan Qiddiya, sebuah kota yang terletak 45 kilometer dari Riyadh, yang bertujuan untuk menempatkan Arab Saudi sebagai pusat hiburan dan olahraga kelas dunia.

Negara ini menawarkan akses visa yang mudah bagi orang Indonesia yang ingin mengunjungi Arab Saudi, memastikan awal perjalanan yang mulus. Selama pameran perjalanan tersebut, pengunjung potensial dapat mengajukan visa wisata di stan Tasheer, pusat layanan visa resmi Saudi.

Empat jenis visa tersedia bagi pelancong Indonesia: visa wisata, Umrah, visa transit, dan visa on arrival (VoA), yang semuanya dapat digunakan untuk ziarah singkat ke Mekah.

Sementara visa wisata diproses oleh Tasheer, visa Umrah diterbitkan oleh agen perjalanan, jelas Jan.

“Jika Anda terbang dengan Saudia Airlines dan transit melalui Arab Saudi, Anda memenuhi syarat untuk visa transit hingga 96 jam, dan visa tersebut ditawarkan secara gratis,” tambahnya.

Kebangkitan bulan madu dan pariwisata rekreasi

Temuan riset STA menunjukkan meningkatnya minat orang Indonesia untuk menikah atau berbulan madu di Arab Saudi. Untuk mendukung hal ini, STA telah bermitra dengan Yuktravel dan Weddingku untuk meluncurkan paket perjalanan pernikahan Jawahara Celebration, yang mencakup upacara pernikahan dan bulan madu.

“Pasangan dapat memulai kehidupan berumah tangga di Mekah atau Madinah dan melanjutkan bulan madu mereka di destinasi seperti Al-Ula, yang sangat populer di kalangan pengunjung Indonesia,” ujar Jan.

Destinasi lain yang direkomendasikan untuk pengantin baru termasuk Al-Baha dan Asir, dikenal karena sejarahnya yang kaya, pegunungan hijau dan suhu yang lebih sejuk, meskipun di musim panas.

Negara ini juga mengembangkan destinasi rekreasi premium seperti Red Sea Global, yang mencakup merek resor mewah seperti St. Regis.

Sebagai bagian dari ekspansi pariwisatanya, Saudi kini melayani penerbangan langsung dari sembilan kota besar di Indonesia termasuk Jakarta, Bali, Surabaya, Medan dan Makassar yang dilayani oleh Saudia Airlines, Garuda Indonesia, dan Lion Air. Qatar Airways dan Etihad juga menawarkan stopover melalui Abu Dhabi.

Sementara itu, visa transit gratis hingga 96 jam tersedia bagi pelancong yang terbang dengan Saudia.

Arab Saudi memanfaatkan kedekatan budaya, termasuk pilihan kuliner, untuk membuat pengunjung Indonesia merasa seperti di rumah, sementara Bahasa Indonesia kini telah digunakan secara luas di tempat-tempat wisata utama.

“Sebagai contoh, di Shaden Resort di Al-Ula, tamu dapat menemukan staf dan koki yang berbicara Bahasa Indonesia serta hidangan Indonesia ada di menu,” ujar Jan.

Masakan Indonesia juga tersedia luas di Mekah, Madinah, Riyadh, Jeddah, dan bahkan Al-Ula.

“Banyak keluarga di Arab Saudi, termasuk keluarga saya, sering makan masakan Indonesia. Ketika orang Indonesia datang ke Arab Saudi, kami ingin mereka merasa seperti di rumah,” tegas Jan.

Kampanye Visit Saudi 2025

Pameran Perjalanan Visit Saudi selama lima hari berakhir pada 16 November dengan sukses besar, menarik hampir 18.000 pengunjung.

Dikemas oleh STA, acara ini mengundang orang Indonesia untuk “Discover the Soul of Arabia”, menghadirkan budaya kerajaan yang dinamis, keramahtamahan yang hangat, dan pengalaman perjalanan yang beragam ke dalam kehidupan sambil meningkatkan keterlibatan dengan salah satu pasar pariwisata terpentingnya.

.

Pameran tahun 2025 mencatat kehadiran yang lebih kuat dan keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pengunjung tertarik dengan 18 peserta pameran yang mewakili mitra perjalanan dan perdagangan, penawaran promosi eksklusif, dukungan visa di lokasi oleh Tasheer, dan pertunjukan budaya yang imersif yang mengubah Gandaria City menjadi perayaan warisan tradisional Saudi dan atraksi modern.

Di antara sorotan adalah pertunjukan tarian pedang tradisional Ardah, yang menarik kerumunan besar dengan drum yang kuat dan tarian ritmis; pengalaman budaya langsung yang menampilkan kaligrafi Arab dan bermain oud; serta pameran kopi dan kurma, favorit pengunjung karena kehangatan, tradisi, dan keaslian.

Pameran tersebut juga memicu minat komersial yang kuat, dengan mitra yang berpartisipasi melaporkan peningkatan permintaan dan pemesanan paket ke destinasi seperti Al-Ula, Jeddah, dan Riyadh. Promosi yang ditawarkan oleh Saudia Airlines, Garuda Indonesia, dan Bank Syariah Indonesia juga meningkatkan pemesanan, mencerminkan minat yang berkembang di kalangan orang Indonesia untuk menjelajahi Saudi lebih dari sekadar ziarah.

Unreal Calendar juga menarik perhatian, menyoroti rangkaian acara olahraga, budaya, dan hiburan internasional sepanjang tahun, mulai dari Grand Prix F1 Saudi Arabia hingga Final Women’s Tennis Association (WTA) di Riyadh hingga MDLBEAST Soundstorm.

Dengan penerbangan langsung kini tersedia dari sembilan kota besar di Indonesia, ditambah opsi eVisa dan VoA yang disederhanakan, perjalanan antara kedua negara semakin lancar dan nyaman.

Indonesia saat ini merupakan salah satu pasar pariwisata Saudi yang berkembang paling cepat: menyambut 1,6 juta pengunjung Indonesia pada 2024, meningkat 6,7 persen dari tahun sebelumnya yang terus menjaga momentum kuat pasca pandemi COVID-19.

Jumlah pengunjung diperkirakan akan tumbuh lebih lanjut seiring semakin banyak orang Indonesia memulai perjalanan ke Saudi, tidak hanya untuk tujuan religius tetapi juga untuk budaya dan rekreasi, MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions) dan pernikahan.

“Indonesia adalah pasar signifikan, terhubung melalui ikatan spiritual, kedekatan budaya, dan antusiasme yang semakin besar untuk menjelajahi Arab Saudi,” simpul Jan.


Diproduksi oleh Tim Kreatif JP bekerja sama dengan Otoritas Pariwisata Saudi.
Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.