Baby Yoda Merombak Film-Film Star Wars dengan Pembukaan Global 165 Juta Dolar AS

26 Mei 2026

Film itu menduduki puncak box office di Amerika Serikat dan Kanada, di mana diperkirakan akan meraup sekitar $102 juta. Angka itu sedikit melebihi ramalan pra-akhir pekan untuk hari Jumat hingga Senin, tetapi tetap menjadi pembukaan terkecil untuk film “Star Wars” mana pun di bawah Disney.

Film baru ini biaya pembuatannya jauh lebih murah dibandingkan dengan rilis “Star Wars” lainnya, sehingga menetapkan tolok ukur keuntungan yang lebih rendah.

“Mandalorian dan Grogu,” film “Star Wars” pertama dalam tujuh tahun, menceritakan kisah seorang pemburu bayaran berhelm (Pedro Pascal) dan pendamping kecilnya yang berwarna hijau yang dijuluki Baby Yoda. Duo ini pertama kali tampil di televisi dalam serial streaming Disney+ “The Mandalorian” pada 2019 dan menjadikan Baby Yoda sebagai sensasi budaya pop.

Menghadirkan karakter tersebut di layar lebar akan membantu memacu penjualan mainan Grogu dan kaos bertema Grogu, kata Jeff Bock, analis box office senior di Exhibitor Relations Co. Lebih dari 13 juta mainan Grogu terjual dalam dua tahun pertama setelah serial TV itu debut.

“Yang Disney benar-benar inginkan dari film ini adalah menstabilkan alam semesta ‘Star Wars’. Saya pikir ini membantu melakukannya,” kata Bock tentang angka akhir pekan pembuka.

Disney menunda rilis film-film baru “Star Wars” setelah “The Rise of Skywalker” pada 2019 untuk mengevaluasi kembali strategi layar lebar mereka. Eksekutif menyimpulkan bahwa mereka telah merilis terlalu banyak film “Star Wars” di bioskop terlalu cepat.

Film “Star Wars” dengan pendapatan terendah yang dirilis Disney, “Solo: A Star Wars Story,” menghasilkan $103 juta selama akhir pekan Memorial Day 2018 dan dinilai sebagai flop.

Namun film “Grogu” memiliki anggaran produksi yang lebih kecil dibandingkan sebagian besar film “Star Wars” lainnya, dengan biaya sekitar $165 juta untuk pembuatannya, dibandingkan dengan biasanya lebih dari $300 juta.

Penonton lebih antusias terhadap “Grogu” daripada para kritikus. Penonton yang terverifikasi memberi skor positif sebesar 89% untuk film ini, dibandingkan dengan 62% dari para kritikus, menurut situs Rotten Tomatoes.

“Star Wars” pertama kali dirilis pada 1977 dan menjadi salah satu waralaba film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa dengan lebih dari $10 miliar dalam penjualan tiket global.

Disney membeli waralaba ini dari pencipta George Lucas pada 2012. Film berikutnya, “Star Wars: Starfighter” yang dibintangi Ryan Gosling, dijadwalkan akan tayang di bioskop pada Mei 2027.

 

 

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar