Bali Mengimbau Dukungan Internasional untuk Membersihkan Destinasi Wisata Teratas

3 Februari 2026

Para pemimpin di Bali sekarang meminta dukungan internasional untuk menciptakan solusi berkelanjutan yang membantu masyarakat maupun lanskap.

Pile of Trash On Bali Badung Beache.jpg

Gubernur Bali Wayan Koster telah bertemu dengan Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, H.E. Matthew Downing, untuk membahas hubungan khusus antara Bali dan Inggris.

Bali dikunjungi oleh semakin banyak warga Inggris setiap tahunnya dan pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan bilateral dalam sektor pariwisata.

Tahun lalu, sekitar 270.000 turis Inggris mengunjungi Bali, dan angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi 350.000 pada akhir 2026.

Wakil Gubernur Downing mengatakan kepada wartawan, “Pertemuan ini luar biasa. Kami berada di Bali untuk pertemuan konsulat dan kami bersyukur atas kerja sama yang sangat baik serta perlindungan yang disediakan untuk warga negara kami.”

Selama pertemuan, Gubernur Koster dan Wakil Duta Besar Downing mengeksplor tawaran dukungan Inggris dalam mengimplementasikan teknologi transportasi dan sistem manajemen limbah berbasis perilaku di provinsi tersebut. Downing menegaskan bahwa Inggris menawarkan dukungan melalui Future Cities Infrastructure Programme, yang akan menjadi kolaborasi dengan Badan Perhubungan Provinsi Bali.

Program tersebut mencakup bantuan dengan studi kelayakan dan penggunaan teknologi digital untuk manajemen lalu lintas, salah satu masalah paling menantang yang dihadapi Bali dan telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Wakil Gubernur Downing menjelaskan, “Kami menggunakan platform digital dan replika virtual Pulau Bali, yang berisi data tentang bangunan, jalan, dan destinasi wisata. Teknologi ini memungkinkan pemantauan pergerakan wisatawan secara real-time dan simulasi dampak pembangunan infrastruktur.”

Ia menambahkan bahwa bantuan itu tidak hanya untuk manajemen lalu lintas dan transportasi, tetapi juga dalam hal pengelolaan limbah. Ini adalah masalah lain yang terkenal sulit di Bali. Wakil Gubernur Downing menambahkan, “Kami siap membantu melalui pengelolaan limbah, daur ulang, dan konsultasi edukasi perubahan perilaku.”

Gubernur Koster kepada wartawan, “Turis Inggris termasuk di antara sepuluh pengunjung teratas Bali. Secara umum, turis Eropa sangat ramah, disiplin, dan tidak menyebabkan banyak masalah.”

Ia menambahkan, bagaimanapun, Bali akan terus mengambil pendekatan nol-toleransi terhadap setiap warga asing yang melanggar hukum atau tidak menghormati budaya setempat di Bali, tanpa memandang kewarganegaraan mereka.

Gubernur Koster berbagi, “Pelanggaraan oleh turis asing saat ini menurun. Untuk turis Inggris, berdasarkan data, tidak ditemukan pelanggaran yang berarti.”

ANALYZING LIVE SIGNALS…

CONNECTING TO DATABASE…


SUARA TELAH DIREKAM

⚠️ ANDA SUDAH MEMILIH

MODE PERBANDINGAN (BACA SAJA)



Seminyak Beach In Bali Very Busy With Tourists

Berbicara mengenai isu infrastruktur yang dihadapi provinsi tersebut, Gubernur berjanji akan menyelesaikannya pada akhir masa jabatan keduanya ini.

Ia berkata kepada wartawan, “Target saya adalah menyelesaikan masalah limbah dalam dua tahun ke depan. Pada 2030, kita akan melihat perubahan signifikan dalam manajemen lalu lintas dan infrastruktur.”

Trash Bin on Seminyak Beach in Bali

Para wisatawan yang bepergian ke Bali, tanpa memandang kewarganegaraan, harus menyadari bahwa masalah infrastruktur ini secara teratur memengaruhi rencana liburan dan perjalanan mereka.

Sementara masalah Bali dengan pengelolaan limbah sebagian besar tidak terlihat, pada saat ini musim hujan, adalah hal yang umum gelombang sampah plastik dan puing-puing laut membanjiri pantai-pantai wisata Bali yang paling populer, termasuk Jimbaran, Kuta, dan Legian.

Petugas bekerja dari dini hari untuk membersihkan puing-puing sesegera mungkin sehingga para wisatawan dapat menikmati tepi pantai yang mereka tuju jauh dari rumah.

Tide Of Trash Waste On Jimbaran Beach in Bali

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar