Bali Utara Destinasi Wisata Menarik dengan Paus Terlihat di Laut Lepas

13 Desember 2025

Ada satu wilayah di provinsi ini yang terus menghadirkan kejutan bagi penduduk maupun pengunjung, dan itu adalah Bali Utara.

Sperm Whale Off Bali.jpg

Bali Utara adalah wilayah Bali yang kurang dikunjungi dibandingkan resor-resor sibuk di bagian selatan tengah. Bagian pulau ini menjadi rumah bagi beberapa hutan paling megah di wilayah ini dan juga ekosistem laut yang paling mengesankan.

Pada akhir pekan lalu, perairan di lepas pantai Bali Utara menarik perhatian semua orang di pulau ini setelah seekor paus sperma terlihat meloncat dekat Pemuteran. 

Video tersebut direkam oleh seorang nelayan setempat dan membuat para pengguna media sosial lokal terpesona. Meskipun sangat umum untuk melihat lumba-lumba di pantai utara Bali, sangat jarang melihat makhluk laut yang lebih besar seperti paus. Berbicara kepada wartawan setelah rekaman itu menjadi viral, dosen di Departemen Ilmu Laut di Universitas Ganesha Pendidikan Bali (Undiksha), Gede Iwan Setiabudi, menjelaskan bahwa keberadaan paus sperma di perairan utara Bali adalah langka dan tidak menunjukkan jalur migrasi tetap.

Ia berkata kepada wartawan, “Perairan utara Bali adalah ujung jalan dan hanya terbuka dari arah timur. Jadi sangat mungkin paus itu hanyalah melintas, bukan mengikuti jalur migrasi permanen.” Setiabudi mencatat bahwa paus sperma sering terlihat di perairan Indonesia, tetapi lebih umum ditemukan di Laut Sawu, perairan Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Ia menambahkan, “Di Bali bagian utara, kemunculan mereka tidak dapat diprediksi dan tidak teratur dalam waktu maupun lokasi. Jadi ini bukan jalur migrasi; kemungkinan mereka mengikuti pola hidro-oceanografis tertentu atau arus laut yang membawa mereka ke wilayah ini.”

Saat ditanya apa yang mungkin mendorong paus sperma untuk berenang sangat dekat dengan Pemuteran, Setiabudi berbagi, “Mereka bisa dipengaruhi oleh gangguan sonar bawah air, perubahan suhu yang ekstrem, atau cuaca buruk. Saat ini adalah musim badai, jadi mungkin paus-paus itu terpisah dari kelompoknya.”

Setiabudi mencatat bahwa ia tetap tidak terlalu khawatir terhadap perilaku paus berdasarkan rekaman tersebut. Ia menjelaskan, “Ekor paus yang terangkat tinggi sebelum menyelam adalah dive fluke-up, gerakan khas paus sperma ketika bersiap melakukan penyelaman dalam.”

Ia menyimpulkan, “Sebelum menyelam, paus itu juga tampak mengapung tenang sekitar dua detik untuk menangkap napas. Ini adalah tanda khas yang ditunjukkan paus sebelum menurun ke kedalaman untuk berburu.”

Coral Reef Under The Sea.jpg

Para wisatawan yang mencari petualangan nyata selama perjalanan ke Bali sebaiknya mempertimbangkan Bali Utara sebagai tujuan utama mereka. Secara khusus, Desa Pemuteran sedang menarik perhatian para pemimpin pariwisata dan wisatawan yang mencari pengalaman perjalanan yang autentik dan liar.

Desa Pemuteran, sebuah komunitas nelayan Bali tradisional, telah bekerja untuk menciptakan program pariwisata berbasis komunitas yang ramah lingkungan yang akan membantu menyambut lebih banyak pengunjung ke daerah tersebut. Bersamaan dengan aktivitas pariwisata budaya, komunitas ini sangat ingin mempromosikan Pemuteran sebagai destinasi terdepan untuk penyelaman dan snorkelling, terutama karena perairan di sana adalah rumah bagi salah satu terumbu karang terbesar dan paling beragam di Bali.

Upaya mereka telah diakui oleh para pemimpin perjalanan terkemuka dan masuk ke daftar Best Tourism Village Awards 2025 dari Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).

Nusa Penida Beach With Junkung Boat On Water

Berbicara kepada wartawan pada bulan Oktober setelah pengumuman kemenangan, Kepala Kantor Pariwisata Bueleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, memuji Desa Pemuteran, dengan mengatakan, “Konservasi bawah air, pemeliharaan terumbu karang, dan kolaborasi antara komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah adalah ciri khas Desa Pemuteran dibandingkan dengan desa wisata lainnya.”

Ia menambahkan, “Penghargaan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, sambil juga memberi dampak positif bagi ekonomi, budaya, dan pelestarian lingkungan.”

View of North Bali Pemuteran Area

While still an emerging tourism destination, Pemuteran and the surrounding villages are home to some gorgeous accommodation options, including Mango Moon Guesthouse as a budget-friendly option. Top picks also include Taman Sari Bali Resort & Spa and Alyaya Ecolodge.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar