Bank Indonesia Menjamin Liburan Turis Bali Tak Terpengaruh Kenaikan Harga BBM

20 Juni 2026

Harga BBM yang naik telah menjadi topik pembicaraan terbesar di sektor pariwisata Bali selama beberapa minggu terakhir.

Ini adalah masa yang sulit bagi banyak pelaku usaha pariwisata, apalagi dengan melemahnya rupiah terhadap dolar AS dan berakhirnya subsidi BBM. Kekhawatiran bagi para wisatawan adalah bahwa biaya untuk mengunjungi pulau ini akan meningkat.

Pertamax Fuel Petrol Station in Bali Fills Moped.jpg

Berbicara kepada wartawan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia untuk Provinsi Bali, Achris Sarwani, menjelaskan bahwa kemampuan merespons kenaikan harga BBM sangat bergantung pada karakteristik setiap sektor usaha, dan sektor pariwisata berada dalam posisi yang unik.

Dia menjelaskan bahwa sektor pariwisata lebih fleksibel karena dapat menyesuaikan harga jual layanan kepada konsumen secara lebih responsif dan langsung.

Sarwani menjelaskan, “Bisnis pariwisata dapat menyesuaikan harga jual layanan mereka. Terutama ketika nilai tukar dolar AS menguat terhadap rupiah, penyesuaian harga menjadi relatif lebih mudah.”

Dia mengonfirmasi bahwa Bank Indonesia sedang memantau beberapa faktor yang bisa memengaruhi inflasi di Bali dalam beberapa bulan mendatang, dalam cara yang akan berdampak langsung dan melekat pada para wisatawan. Permintaan terhadap barang dan jasa diperkirakan meningkat selama liburan sekolah saat ini dan liburan keagamaan, yang biasanya disertai lonjakan kunjungan wisatawan domestik ke Bali.

Kekhawatiran lain terletak pada iklim lingkungan, bukan hanya iklim ekonomi. Seiring berjalannya musim kemarau, telah dipastikan bahwa potensi El Niño moderat juga berisiko memengaruhi produksi pertanian, yang pada gilirannya memicu kenaikan harga energi dan bahan bakar.

Sarwani mengonfirmasi bahwa Tim Pengendalian Inflasi Daerah Bali (TPID) telah menyiapkan serangkaian langkah mitigasi dan pengendalian. Ini termasuk memperkuat pemantauan ketersediaan pangan melalui koordinasi dengan Satgas Pangan dan melakukan inspeksi mendadak di pasar.

Langkah-langkah ini telah diterapkan untuk membantu melindungi keluarga dan komunitas lokal, tetapi mereka juga memiliki dampak berantai pada para turis.

Inti dari apa yang disampaikan Sarwani adalah bahwa harga bahan bakar non-subsidi seperti Pertamax, yang mendukung semuanya mulai dari kendaraan transportasi wisata hingga pengangkutan makanan untuk kafe, restoran, dan hotel, hingga sumber pasokan dan segala hal di antaranya, seharusnya tidak berdampak pada sektor pariwisata dan, pada gilirannya, para wisatawan. 

In Sarwani’s view, because the tourism sector is highly malleable, the industry is well positioned to pivot, adopt an innovative approach, and ensure the sector stays afloat.

Dia optimis bahwa langkah mitigasi yang diterapkan selama minggu terakhir ini akan segera efektif.

View of Touritsts Getting Off Boat on Bali Island

Sementara Sarwani adalah seorang bankir, mungkin diperlukan pembuktian lebih lanjut bagi pemilik usaha pariwisata yang telah merasakan tekanan selama beberapa bulan terakhir, dan yang merasa ini adalah masa krisis; wisatawan mungkin sekarang harus membayar lebih.

Operator tur Bali lokal, Erna Saenah, kepada wartawan minggu lalu, “Bahkan dengan langkah efisiensi, wisatawan sudah berkurang. Selain itu, kenaikan harga tiket pesawat telah membuat beberapa kelompok membatalkan perjalanan. Sekarang, kenaikan Pertamax akan otomatis mempengaruhi harga jual paket tur.”

Tourist on Padang Padang Beach in Uluwatu Bali

Adding “When it comes to guests, around 50 percent of the package cost is transportation. With this fuel increase, the selling price of transportation will definitely increase.”

Tourists-Crowds-Busy-At-Gates-Of-Heaven-Temple

Pariwisata akan harus membebankan biaya yang meningkat kepada para wisatawan, tetapi hanya ketika langkah mitigasi ini mulai diberlakukan dan rupiah perlahan menguat terhadap dolar AS lagi… semuanya akan kembali seimbang lebih cepat dari yang kita kira.

Akan selalu ada penawaran perjalanan yang hebat untuk ditemukan…ini Bali yang sedang kita bicarakan, ingat!

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar