Cuaca Ekstrem Memicu Tragedi di Bali, Wisatawan Diminta Waspada

24 Januari 2026

Cuaca ekstrim telah menghantam Bali sepanjang minggu ini. Karena pulau ini sedang berada pada puncak musim hujan, curah hujan yang sangat tinggi disertai angin kencang telah memicu tragedi di berbagai komunitas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali (BPBD) merespons lebih dari empat puluh panggilan darurat, termasuk di resor-resor utama pariwisata.

Lightening Storm Over Palm trees.jpg

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali (BPBD), I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, telah berhubungan dengan para reporter sepanjang minggu ini, bekerja untuk menjaga komunitas lokal dan para turis tetap mendapatkan informasi terkini mengenai situasi yang berkembang.

Cuaca ekstrim di Denpasar, Bangli, Klungkung, Badung, Buleleng, Jembrana, Tabanan, Karangasem, dan Gianyar telah menghasilkan pemanggilan tim lintas lembaga untuk bekerja sama.

Kejadian terparah yang tercatat di Desa Kuwum, Kabupaten Tabanan, terjadi ketika tiga anggota satu rumah tersapu hanyut saat banjir kilat melanda rumah mereka.

Seorang pria berusia 31 tahun ditemukan hidup namun mengalami cedera berat. Petugas dari berbagai instansi, termasuk Bali Search and Rescue, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Kepolisian Bali, telah bekerja tanpa henti untuk menemukan ibu dan anak perempuan setempat yang hilang.

Pada Kamis sore, Kepala Kantor Pencarian dan Penyelamatan Bali, Nyoman Sidakarya, mengatakan kepada wartawan, “Korban balita ditemukan pagi ini sekitar pukul 7.00. Kami menerima informasi dari pengunjung pantai yang melaporkannya langsung kepada tim SAR.”

Gadis berusia 2 tahun ditemukan 6,7km dari rumahnya di muara sungai Pantai Batu Belig. Sidakarya kepada wartawan, “Dengan ditemukannya satu korban, hanya ada satu orang lagi yang masih dicari. Pencarian terhadap korban lainnya masih berlangsung.”

Setelah tragedi itu, Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, telah muncul di hadapan publik, termasuk wisatawan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.

Kabupaten Tabanan adalah rumah bagi beberapa landmark budaya Bali yang paling terkenal dan tempat wisata, termasuk Pura Tanah Lot, Teras Sawah Jatiluwih, dan Alas Kedaton Hutan Monyet.

Regent Sanjaya told reporters, “The Tabanan Regency Government urged all residents to remain vigilant, maintain personal and environmental safety, and follow the directions of relevant agencies. We also urge the public to avoid activities in disaster-prone areas where weather conditions worsen.”

The Head of the Bali Meteorology, Climatology and Geophysics Agency, Cahyo Nugroho, announced that an early warning alert has been issued for extreme weather that could affect most areas of Bali until the 27th January.

He noted, “These atmospheric dynamics increase convective activity, potentially triggering moderate to heavy rain, accompanied by lightning and strong winds.”

The dangers and strength of extreme winds are not to be understated in Bali right now. The iconic Kuta Beach sign was crumpled by the wind on Wednesday.

Speaking to reporters, Kuta Beach Tourist Attraction Manager, I Nyoman Arya Arimbawa, shared, “The collapse is estimated to have occurred yesterday morning (Wednesday). It was caused by extreme weather and strong winds. It couldn’t be repaired, so we immediately dismantled it temporarily.”

He confirmed that the signage has now been demolished for public safety, with the permission of the Badung Regency Public Works and Spatial Planning (PUPR) Agency. He shared, “It was immediately dismantled with the permission of the Badung PUPR Agency. Regarding repairs, until now, there has been no further information.”

High Wave in Bali Ocean Storm

“Tulisan itu telah menjadi semacam ikon baru untuk Pantai Kuta. Kami berharap perbaikannya bisa dilakukan segera, tentu dengan kekuatan konstruksi yang lebih baik, sehingga tidak akan rusak lagi meskipun tersambar angin kencang,” pungkasnya.

View of Rain Cloud Storm Over Beach in Bali

Wisatawan di Bali disarankan mengikuti akun Instagram Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bali, tempat peringatan cuaca ekstrem dan peringatan secara rutin dikeluarkan.

Wisatawan juga sebaiknya mempertimbangkan mengubah rencana perjalanan berdasarkan ramalan cuaca untuk memastikan keselamatan semua orang.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar