Desa Penglipuran Mengundang Wisatawan untuk Merayakan Natal di Desa Adat Bali

11 Desember 2025

Meskipun Bali adalah pulau yang sebagian besar Hindu, Natal tetap menjadi momen penting dan dirayakan secara luas di sana.

View of Penglipuran Village in Bangli Regency.jpg

Para wisatawan yang mencari pengalaman budaya selama liburan merayakan di Bali sebaiknya mempertimbangkan untuk mengunjungi Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli. Desa pariwisata ini bersiap menyambut lonjakan pengunjung dalam beberapa minggu mendatang, dan ada alasan yang bagus.

Desa Penglipuran adalah salah satu desa pariwisata paling terkenal di dunia dan bekerja sepanjang waktu untuk memastikan warisan Bali dilestarikan dan dipromosikan kepada pengunjung secara menarik.

Menjelang peningkatan jumlah turis, tim di Desa Penglipuran telah mulai mempersiapkan objek wisata untuk memastikan semua pengunjung aman, nyaman, dan terlibat.

Kepala Desa Wisata Penglipuran, Wayan Sumiarsa, mengatakan kepada wartawan bahwa manajemen telah memasang pusat informasi baru dan papan petunjuk edukatif, serta memperbarui regulasi, untuk memastikan bahwa seluruh objek wisata dioperasikan sejalan dengan prinsip pariwisata hijau desa tersebut.

Sumiarsa kepada wartawan, “Langkah-langkah ini sejalan dengan rekomendasi studi terbaru mengenai manajemen overtourism dan kapasitas daya tarik destinasi, memastikan kualitas kunjungan tetap terjaga sambil melindungi kualitas hidup penduduk.”

Kualitas hidup penduduk adalah hal yang paling penting, terutama karena, pertama-tama, Desa Penglipuran adalah desa pemukiman biasa yang menjadi rumah bagi puluhan keluarga lokal yang telah tinggal di komunitas ini selama beberapa generasi.

Selama liburan Natal dan Tahun Baru, akan ada serangkaian acara budaya yang berlangsung bagi pengunjung untuk dinikmati.

Pada tanggal 27 Desember, Desa Penglipuran akan menjadi tuan rumah Parade Barong Macan. Menampilkan setidaknya 15 Barong, yaitu panther mitologis yang sering terlihat dalam pertunjukan budaya Bali, parade ini akan didampingi oleh musik langsung dari gamelan lokal yang dimainkan oleh musisi dari Organisasi Pemuda Penglipuran.

Dari 28 Desember hingga 1 Januari, Desa Penglipuran juga akan menyelenggarakan pertunjukan Tetantrian Macan Gading, yang menceritakan kisah Barong dan juga akan dipersembahkan oleh Organisasi Pemuda Penglipuran, menggabungkan musik dan seni teater untuk menceritakan kisah tentang keberanian dan kebersamaan.

Barong Cultural Dance In Bali.jpg

Sumiarsa menjelaskan, “Dalam persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru, kami juga akan menghias desa dengan dekorasi bertema yang menggunakan bambu dan bahan alami lainnya, sejalan dengan karakter Penglipuran sebagai desa pariwisata budaya dan ramah lingkungan.”

“Penggunaan bambu menggantikan banyak dekorasi plastik sekali pakai, sehingga mengurangi sampah dan menegaskan pesan pariwisata regeneratif, sebuah perayaan meriah yang menjaga jejak ekologis yang rendah.”

Penglipuran Village in Bangli Bali

Desa Penglipuran telah menyatakan bahwa mereka berharap rangkaian kegiatan akhir tahun akan membawa kegembiraan bagi para wisatawan dan memiliki dampak positif nyata terhadap lanskap natural, budaya, dan komunitas desa tersebut.

Desa Penglipuran secara konsisten telah terpilih sebagai salah satu atraksi pariwisata terbaik di dunia, termasuk dinobatkan sebagai Best Tourism Village in the World oleh Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO).

Woman-walks-through-Penglipuran-Village-at-sunset-in-Bali

Para wisatawan dapat mengatur perjalanan harian ke Desa Penglipuran melalui agen perjalanan lokal atau pemandu tur, atau mengatur kunjungan mandiri ke lokasi dan membeli tiket saat kedatangan.

Sebaiknya menjadwalkan kunjungan pada pagi yang sangat dini, sebelum kerumunan tiba, atau pada sore hari, ketika sebagian besar pengunjung telah melanjutkan perjalanan. Desa Penglipuran telah melampaui target pariwisata untuk 2025 sebesar 720.000, namun pada akhir November telah menyambut total 822.000 orang.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar