Harga Tiket Masuk Baru Diperkenalkan di Atraksi Budaya Terpopuler Bali

2 Januari 2026

Dengan Tahun Baru telah tiba, saatnya lagi ketika tempat-tempat wisata terkemuka di Bali menyesuaikan harga mereka. Meskipun kenaikan harga ini pada umumnya tidak banyak memengaruhi bahkan bagi para wisatawan yang paling hemat, ada baiknya mengetahui info ini.

Penglipuran Village Two People Hold Umbrella in Rain in Bali.jpg

Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli adalah atraksi budaya terbaru yang mengonfirmasi bahwa harga akan naik pada tahun 2026. Desa Penglipuran adalah salah satu destinasi wisata paling terkenal di dunia dan telah dinobatkan oleh Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik di Dunia.

Pada tahun 2026, akan ada beberapa perubahan pada sistem harga yang berlaku di Desa Penglipuran, dirancang untuk menawarkan pengalaman yang lebih inklusif bagi pengunjung sambil memastikan atraksi tersebut menghasilkan pendapatan yang cukup untuk terus meningkatkan pengalaman bagi wisatawan dan kehidupan penduduk setempat.

Yang perlu diingat, Desa Penglipuran adalah komunitas pemukiman yang terlebih dahulu membuka rumah-rumah dan ruang-ruang komunalnya untuk dinikmati dunia secara luas.

Dalam publikasi yang diperbarui secara online, Desa Penglipuran menjelaskan bahwa “untuk meningkatkan kualitas layanan kami dan mendukung manajemen pariwisata berkelanjutan yang berorientasi pada pelestarian budaya, kami ingin memberi tahu Anda bahwa: Mulai 1 Januari 2026, Desa Wisata Penglipuran hanya akan menawarkan Paket Kunjungan bagi wisatawan. Biaya masuk tidak lagi dikenakan secara terpisah. Wisatawan diwajibkan membeli Paket Kunjungan. Paket Kunjungan tersedia dan dapat dibeli langsung di loket tiket resmi.”

Tim menambahkan, “Melalui paket ini, wisatawan akan memiliki pengalaman kunjungan yang lebih terfokus, nyaman, dan bernilai, sambil juga berkontribusi pada pelestarian budaya, lingkungan, dan kesejahteraan komunitas setempat.”

Biaya masuk tetap sangat bernilai untuk beragam pengalaman budaya mendalam yang ditawarkan di Penglipuran.

Ada dua opsi tiket utama. Opsi satu mencakup akses ke Jalan Utama Desa, serta rumah penduduk dan hutan bambu. Tiket Opsi Satu dibebankan sebesar IDR 50.000 untuk orang dewasa internasional dan IDR 30.000 untuk anak-anak internasional.

Tarif yang lebih rendah diberlakukan untuk wisatawan domestik, dikenakan IDR 25.000 untuk dewasa dan IDR 15.000 untuk anak-anak.

Opsi Tiket Dua lebih mendalam dan mencakup pemandu lokal khusus. Ini dikenai biaya IDR 125.000 untuk orang dewasa internasional, dan IDR 100.000 untuk anak-anak internasional. Ini juga mencakup akses ke semua area Desa Penglipuran yang terbuka untuk umum, termasuk rumah penduduk dan hutan bambu. 

Penglipuran Village in Bangli Bali

Desa Penglipuran juga menawarkan rangkaian penuh aktivitas budaya sebagai tambahan, dan ini sulit untuk ditolak.

Penglipuran-Village-Bangli-Regency

Penglipuran Village bukan satu-satunya atraksi wisata budaya yang akan meningkatkan biaya masuk pada 2026. Hutan Monyet Rahasia Bali, Alas Kedaton, juga akan memperkenalkan harga tiket baru pada 2026.

Rencana kenaikan tiket akan membuat tiket dewasa internasional naik dari IDR 30.000 menjadi IDR 70.000, sementara biaya untuk anak-anak akan dinaikkan dari IDR 20.000 menjadi IDR 60.000.

Monkeys at Bali Monkey Forest

Alas Kedaton mungkin merupakan hutan monyet yang paling tenang di Bali, menerima sekitar 50 wisatawan per hari. Hutan monyet yang tenang dan terpencil ini terletak di jantung Kabupaten Tabanan dan menjadi pemberhentian yang bagus pada perjalanan sehari di daerah tersebut, termasuk kunjungan ke Pura Tanah Lot dan Teras Sawah Jatiluwih.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar