Layanan Ambulans Laut Baru Diluncurkan untuk Melayani Wisatawan Bali di Kepulauan Nusa

28 September 2026

Rekor keselamatan Bali adalah topik yang kerap menjadi sorotan. Sementara sebagian besar dari lebih dari 7 juta wisatawan internasional yang mengunjungi pulau itu setiap tahun menginap dengan aman dan nyaman, ketika keadaan darurat terjadi, situasinya bisa memburuk dengan cepat.

New Sea Ambulance Service Launched To Serve Bali Tourists On Nusa Islands 

Pulau-pulau terpencil Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan semakin populer di kalangan turis. Seiring pulau-pulau ini semakin dicari oleh lebih banyak orang, jumlah kejadian darurat yang melibatkan wisatawan juga meningkat, mulai dari penyakit berat hingga cedera berat.

Inilah sebabnya ambulans laut yang baru diluncurkan yang dioperasikan oleh Grup Klinik Nusa Medica diperkirakan akan mempercepat layanan kesehatan bagi komunitas maupun wisatawan di Nusa Penida, serta Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.

Berbicara kepada wartawan pada peresmian ambulans laut yang baru, Bupati Klungkung, Made Satria, mengatakan lokasi dan medan pulau-pulau itu telah lama menjadi tantangan untuk memberikan spektrum penuh layanan publik, termasuk kesehatan.

Bupati Satria berbagi, “Kehadiran Ambulan Laut ini akan semakin memperkuat kemampuan kami untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih cepat, khususnya di Kecamatan Nusa Penida.”

Ia mencatat bahwa respons terhadap keadaan darurat kesehatan di Nusa Penida selama ini telah lama terhambat oleh jarak dan waktu, terutama ketika pasien memerlukan layanan medis khusus atau prosedur yang tidak tersedia di kepulauan tersebut. Bupati Satria menambahkan bahwa pemerintah daerah telah bekerja merancang program serupa, namun belum bisa direalisasikan karena keterbatasan anggaran.

Ia berbagi harapannya bahwa layanan ambulans laut yang baru dapat sinkron dengan sistem medis pemerintah daerah sehingga layanan kesehatan di Nusa Penida lebih cepat dan berkualitas lebih tinggi.

Berbicara pada acara tersebut, Gde Yudha Kurniawan, Direktur Operasional PT. Nusa Medica Assistama, mengatakan layanan ini ditujukan untuk penduduk setempat dan turis yang memerlukan perawatan medis tingkat lanjut dan mendesak.

Ia berbagi, “Tujuan utama dari Ambulan Laut adalah mempercepat proses rujukan pasien dari klinik atau fasilitas medis primer ke rumah sakit rujukan. Kami menyediakan layanan ini untuk penduduk lokal maupun wisatawan internasional, sehingga secara bersamaan mendukung industri pariwisata dari sisi kesiapan layanan medis.”

View of Nusa Penida

Ambulans laut dilengkapi dengan perangkat medis untuk mendukung kondisi pasien selama proses evakuasi, termasuk ventilator, monitor pasien, oksigen, dan peralatan medis pendukung lainnya. Layanan ambulans mencakup beberapa rute, termasuk Nusa Lembongan-Sanur, Nusa Lembongan-Padang Bai, Nusa Penida-Sanur, dan Nusa Penida-Padang Bai. Layanan ini juga dapat diperluas ke Gili Air dan Gili Trawangan dengan menyesuaikan kebutuhan rujukan dan syarat pengiriman.

Bali sedang dalam misi menjadi destinasi pariwisata medis kelas dunia. Meskipun ambulans laut akan mengkhususkan diri pada perawatan darurat, penyedia layanan medis di seluruh provinsi terus bekerja untuk meningkatkan layanan setiap saat. Bali International Hospital adalah contoh utama investasi besar dalam infrastruktur kesehatan, medis, dan pariwisata medis.

Ambulance-in-Bali

Rumah Sakit Internasional Bali terletak di pusat Sanur, yang dalam beberapa tahun terakhir telah berubah menjadi Kawasan Ekonomi Khusus untuk Pariwisata Medis. Fasilitas rumah sakit ini menawarkan 255 tempat tidur dan memiliki unit khusus untuk kardiologi, onkologi, neurologi, gastroenterologi, hepatologi, dan ortopedi. Ada unit perawatan intensif penuh dan ruang gawat darurat.

Visi Rumah Sakit Internasional Bali telah disampaikan dengan jelas sejak awal, dan fasilitas medis baru ini telah menyatakan bahwa mereka akan “bekerja untuk merevolusi layanan kesehatan di Indonesia, menetapkan standar baru keunggulan medis dan perawatan pasien yang melayani komunitas kami, mendukung kemajuan nasional, dan menarik pencari kesehatan dari seluruh dunia.”

Hospital Bed in Corridor.jpg

Yang jelas adalah bahwa apakah bepergian untuk perawatan elektif sebagai bagian dari program pariwisata medis maupun bepergian untuk berlibur, bersantai, atau urusan bisnis, semua wisatawan harus memiliki asuransi perjalanan yang sepenuhnya komprehensif yang mencakup perawatan medis darurat.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar