Polisi di Bali telah meningkatkan patroli malam hari di daerah resor wisata teratas untuk membantu mengurangi potensi kejahatan terhadap wisatawan.
Bali telah dinobatkan sebagai tujuan terbaik di dunia pada tahun 2026, dan dengan lebih dari 7 juta wisatawan internasional yang diperkirakan akan mengunjungi pulau ini hingga akhir tahun, keselamatan menjadi prioritas utama bagi para pemimpin.

Polisi South Kuta telah mengonfirmasi bahwa mereka melakukan patroli kilat dan pemeriksaan di beberapa lokasi rentan di South Kuta pada hari Sabtu, 14 Februari, hingga dini hari Minggu. Patroli difokuskan pada Jalan Bypass Ngurah Rai di Desa Benoa karena meningkatnya balap liar dan kejahatan jalanan di daerah tersebut.
Benoa adalah salah satu tujuan liburan terpopuler di Bali Selatan, dan menjadi tujuan pilihan bagi banyak keluarga muda maupun pasangan yang lebih tua.
Pelabuhan Benoa juga telah direvitalisasi dan kini menjadi Bali Maritime Tourism Hub, dan akan terus berkembang menjadi destinasi kapal pesiar kelas dunia, itulah sebabnya unit kepolisian begitu fokus pada area ini.
AKP Sejati mengatakan kepada para wartawan, “Kegiatan ini adalah langkah pencegahan untuk melindungi keselamatan pengguna jalan dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif di yurisdiksi South Kuta.”
Dalam wawancara dengan Kepala Humas Kepolisian Denpasar, Komisaris Pertama I Gede Adi Saputra Jaya, ia mengatakan bahwa sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah kejahatan di jalanan, Kepolisian Denpasar akan terus bekerja sama dengan Kepolisian Sektor dan Kepolisian Lalu Lintas untuk memperkuat patroli malam di seluruh Kabupaten Badung Selatan, yang mencakup Benoa, Nusa Dua, dan Uluwatu.
Pertama, menurut Inspektur Jaya kepada wartawan, “Patroli jalan dilakukan secara rutin oleh personel gabungan, menyasar jalan utama, daerah permukiman, pusat yang sibuk, tempat nongkrong para pemuda, dan lokasi dengan pencahayaan yang minim.”
Dia menambahkan, “Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan saran tata tertib publik yang manusiawi dan keamanan kepada publik agar tetap waspada dan segera melaporkan setiap kejahatan yang mereka saksikan atau alami.”
Para wisatawan yang bepergian di daerah hiburan malam dan zona wisata Bali yang paling sibuk akan melihat lebih banyak petugas polisi yang bertugas patroli dalam beberapa minggu mendatang. Ini mencakup tempat hiburan malam seperti Kuta, Canggu, dan Uluwatu. Minggu lalu, Kepolisian Kuta Utara melakukan patroli di sekitar Jalan Raya Kerobokan, Pengubengan Kauh, Bumbak, Jalan Pintasan Canggu, dan sepanjang rute Tibubeneng-Canggu.

Setelah patroli pada malam hari Selasa, Kepala Kepolisian Kuta Utara, Komisaris I Ketut Agus Pasek Sudina, berbagi, “Kami mengingatkan warga untuk selalu waspada dan menjaga barang berharga mereka, terutama tidak membawa tas bahu atau barang berharga lainnya yang bisa menarik perhatian para pencopet.”
Ia menambahkan, “Kami berharap melalui patroli ini tingkat kejahatan di Kuta Utara dapat berkurang, dan publik dapat merasa lebih aman serta nyaman saat melakukan kegiatan pada malam hari.”

Para wisatawan yang bepergian ke Bali diingatkan bahwa pulau ini adalah salah satu destinasi paling aman di Asia Tenggara.
Namun, ini tidak berarti para wisatawan bisa benar-benar melepas kewaspadaan; kehati-hatian dan kesadaran selalu diperlukan. Sangat penting bagi para wisatawan untuk mengambil asuransi perjalanan dan kesehatan yang sangat komprehensif sebelum bepergian ke Bali.

Setelah patroli pada malam Selasa, Kepala Kepolisian Kuta Utara, Komisaris I Ketut Agus Pasek Sudina, membagikan, “Kami mengingatkan penduduk untuk selalu waspada dan menjaga barang-barang berharga mereka, terutama tidak membawa tas meaning atau barang berharga lain yang bisa menarik perhatian para pencopet.”
Ia menambahkan, “Kami berharap melalui patroli ini tingkat kejahatan di Kuta Utara dapat berkurang, dan publik dapat merasa lebih aman serta lebih nyaman saat melakukan aktivitas pada malam hari.”

Para wisatawan yang bepergian ke Bali diingatkan bahwa pulau ini adalah salah satu destinasi yang paling aman di Asia Tenggara.
Namun, ini tidak berarti para wisatawan bisa benar-benar melepas kewaspadaan; kehati-hatian dan kesadaran selalu diperlukan. Penting bagi para wisatawan untuk mengambil asuransi perjalanan dan medis yang sangat komprehensif sebelum bepergian ke Bali.

Dalam kejadian yang tidak mungkin terjadi jika seorang wisatawan menjadi korban kejahatan di Bali, laporan resmi kepada polisi harus segera dibuat secepat mungkin.
Kepolisian Bali dapat dihubungi di 110, dan penyedia akomodasi serta tim keamanan pecalang setempat selalu siap membantu wisatawan jika terjadi kejadian tak terduga.