Wisatawan di Bali telah diberikan peringatan cuaca sejak 22 Januari hingga 24 Januari 2025, dengan kemungkinan perpanjangan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bali (BBMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai gelombang laut tinggi di banyak resor wisata terpopuler Bali.

Bali berada di tengah musim hujan. Musim hujan 2025/6 telah menjadi salah satu yang paling merusak dalam sejarah baru-baru ini bagi Bali maupun Indonesia secara nasional.
Akibatnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bali (BBMKG) telah mengeluarkan peringatan dini dan memastikan publik memiliki semua informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan perjalanan yang aman.
Hujan deras dan angin kencang telah melanda pulau ini sepanjang minggu ini, dengan kerusakan terparah tercatat pada hari Rabu, 21 Januari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali (BPBD) mencatat lebih dari 40 kejadian, termasuk tanah longsor, rumah runtuh, pohon tumbang, banjir, dan tornado di seluruh sembilan kabupaten.
Kerusakan terlihat bahkan di resor pantai Bali yang paling ikonik. Tanda Pantai Kuta yang terkenal hancur oleh tiupan angin yang kuat dan huruf logamnya tampak remuk di tempat selfie terkenal.
Menuturkan kepada para wartawan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bali (BPBD Bali), Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, menyatakan bahwa tim gabungan lintas lembaga dan lintas daerah telah diarahkan untuk melaksanakan misi respons darurat di seluruh provinsi.
Insiden paling merusak tercatat di Kabupaten Tabanan, setelah tanah longsor yang menyebabkan sebuah rumah runtuh di Banjar Kuwum, Desa Kuwum. Yadnya mengonfirmasi, “Informasi awal menunjukkan satu korban selamat tetapi mengalami cedera serius, termasuk kaki yang patah, sedangkan dua korban lainnya masih dicari.”
Kepala BBMKG di Denpasar, Cahyo Nugroho, menjelaskan kepada para wartawan bahwa Bali berada pada puncak musim hujan, dan kondisi cuaca minggu ini telah diperparah oleh monsun aktif, yang disertai pembentukan pola konvergensi angin di wilayah Bali bersamaan dengan udara lembap yang mencapai atmosfer bagian atas (200 mb).
Dia menjelaskan, “Kondisi ini telah menyebabkan peningkatan aktivitas konvektif dan potensi terjadinya peristiwa cuaca ekstrem dalam bentuk hujan sedang hingga lebat serta angin kencang.”
Nugroho mengonfirmasi bahwa prediksi memperlihatkan bahwa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang kemungkinan terjadi di Kabupaten Badung, Kota Denpasar, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, dan Buleleng dalam beberapa hari mendatang.
Dalam konteks pariwisata, wilayah-wilayah ini mencakup semua resor wisata Bali yang paling populer, termasuk Canggu, Uluwatu, Kuta, Legian, Seminyak, Sanur, Nusa Dua, dan Ubud. Nugroho menegaskan kembali bahwa daerah-daerah ini berisiko mengalami bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Gelombang laut setinggi 4 m yang mencapai pantai memiliki potensi untuk menghantam Selat Bali, Selat Badung, dan Selat Lombok. Wisatawan yang merencanakan tur maritim, termasuk berselancar, snorkeling, dan perjalanan perahu cepat, didesak untuk memastikan ramalan cuaca sebelum berangkat untuk hari itu.
Cuaca ekstrem ini berpotensi memengaruhi para pengunjung pantai dan mereka yang mengunjungi landmark tepi pantai terkemuka seperti Pura Tanah Lot. Tim di Tanah Lot telah mengonfirmasi bahwa enam penjaga pantai kini bertugas di situs budaya tersebut untuk menjamin keselamatan publik.
Nugroho menyimpulkan, “Melihat potensi cuaca ini, kami menghimbau publik untuk tetap waspada dan mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian dapat berjalan dengan aman dan lancar. Terus pantau informasi terkini dari BMKG dan jangan mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber tidak resmi.”

BBMKG memiliki akun Instagram di mana prakiraan cuaca terkini dibagikan setiap hari, bersama dengan prakiraan pelayaran yang mencakup kondisi di laut, termasuk ketinggian gelombang. BBMKG juga membagikan peringatan cuaca dan pembaruan respons bencana di halaman ini. Sementara sebagian besar konten dibagikan dalam Bahasa Indonesia, prakiraan cuaca harian pariwisata dibagikan dalam bahasa Inggris, dan Instagram menawarkan terjemahan otomatis yang andal dari Bahasa Indonesia ke bahasa Inggris.