Pulau Serangan Bali: Menawarkan Wisatawan Sekilas Kehidupan Pesisir Tradisional

23 September 2025

Banyak destinasi wisata terkemuka di Bali telah bertahan melalui waktu, sementara yang lain baru mulai dikenal.

Salah satu tempat seperti itu adalah Pulau Serangan.

Serangan Island in Bali Denpasar Coast.jpg

Terletak di lepas pantai Denpasar, di antara Tanjung Benoa dan Sanur, Pulau Serangan selama beberapa generasi telah menjadi komunitas nelayan yang tenang.

Selama dua puluh tahun terakhir, Serangan juga telah menjadi pusat aktivitas bagi para konservasionis penyu, dan sejak akhir pandemi, minat wisatawan, baik domestik maupun internasional, meningkat tajam.

Salah satu hal utama yang dapat dilakukan di Serangan adalah mengunjungi Serangan Turtle Conservation and Education Center. Lebih tenang dibandingkan pusat konservasi penyu di Kuta, Serangan Turtle Conservation and Education Center adalah tempat yang sempurna bagi siapa saja yang ingin melihat penyu secara nyata dan memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai peran konservasi laut dalam Bali, di seluruh Indonesia, dan dalam konteks global.

Orang-orang yang sangat beruntung mungkin dapat menyelaraskan kunjungan mereka dengan pelepasan tukik yang menetas. Ini adalah pengalaman yang cukup emosional melihat tukik-tukik kecil berangkat dari pasir menuju pantai dan menuju lautan luas.

Untuk merasakan budaya lokal, kunjungan ke Pura Dalem Sakenan di Serangan sangat penting. Seperti halnya saat mengunjungi kuil mana pun di Bali, etiket di kuil harus dihormati, termasuk mengenakan sarung dan kain selendang.

Dengan Serangan yang masih hanya dikunjungi beberapa wisatawan setiap minggunya, kunjungan ke Pura Dalem Sakenan jarang ramai, memberi pengunjung kesempatan untuk merenung dengan tenang, terlepas dari keyakinan mereka. Spiritualitas Bali terasa di Serangan.

Setiap enam purnama, seluruh komunitas berkumpul untuk menyucikan desa, memberkati tanah dan penduduknya, serta mengusir roh jahat.

Hidangan laut di Serangan sangat istimewa. Sementara Jimbaran biasanya menjadi tempat utama untuk hidangan laut Bali yang autentik, Serangan berada tak jauh di belakang untuk tangkapan harian terbaik yang disiapkan.

Wisatawan yang ingin merasakan makanan Bali dan Indonesia yang benar-benar autentik, yang bisa bersantap berdampingan dengan penduduk setempat, bahkan belajar sedikit tentang bagaimana makanan mereka dipersiapkan, sebaiknya singgah di Serangan Village setelah matahari terbenam.

Karena Serangan adalah destinasi wisata yang sedang berkembang, bersiaplah untuk bahasa Inggris tidak sebagus daerah seperti Canggu dan Seminyak, tetapi semua orang akan berusaha untuk berkomunikasi jika Anda juga berusaha. Ingat bahwa di banyak area Bali, dan secara keseluruhan di Indonesia, uang tunai masih menjadi raja.

Ini tentu benar di Serangan, jadi pastikan mengunjungi ATM terdekat agar Anda bisa membayar makan malam dengan mudah.

Women-In-Bali-At-Local-Fish-Market-Sell-Small-Fish-From-Banana-Leaf-Trays

Bagian daya tarik Pulau Serangan adalah tetap menjadi destinasi wisata yang sedang berkembang, dan karena itu, pilihan akomodasi terbatas.

Graha Shanti Guest House menawarkan penginapan yang nyaman dan ramah untuk semua orang. Tamu dapat menikmati pemandangan panorama 360 derajat Pulau Serangan dari atap, yang sangat mengesankan saat matahari terbit dan terbenam. Pada hari yang cerah, Gunung Agung di kejauhan dapat terlihat.

Ariel-View-of-Serangan-Island-in-Bali

Serangan Turtle Island Homestay menawarkan kamar yang sederhana dan terjangkau di pusat Desa Serangan.

Staf homestay dapat membantu mengatur semua hal mulai dari kunjungan ke Serangan Turtle Conservation and Education Center hingga perjalanan harian keliling pulau, dan dengan senang hati membantu tamu menyusun rencana perjalanan yang akan diingat.

Turtle-hatching-enters-the-ocean-from-the-sand

Para wisatawan yang ingin menjelajahi sebanyak mungkin Provinsi Bali mungkin memilih Pulau Serangan sebagai persinggahan yang cerdas dalam rencana perjalanan multi-pulau.

Pelabuhan Serangan menawarkan jumlah layanan kapal cepat ke pulau-pulau terdekat seperti Nusa Penida semakin meningkat. Meskipun dua malam cukup untuk menyelesaikan hal-hal utama di Serangan, memesan satu malam menginap adalah cara yang bagus untuk membagi perjalanan antara Bali sebagai pulau utama dan Kepulauan Nusa atau Gili sambil memaksimalkan waktu untuk meresapi budaya Bali.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar