Tidak pernah semudah ini untuk bepergian antara Bali dan pulau-pulau tetangganya. Dari Bali ke Nusa Penida hingga Kepulauan Gili dan Lombok, hopping antarpulau adalah cara terbaik untuk memaksimalkan jumlah tujuan yang dapat dijelajahi dalam satu liburan singkat.

Feri dan kapal pesiar cepat Bali selalu andal. Selama beberapa dekade, layanan kapal pesiar cepat dan feri harian telah beroperasi dari Sanur dan Padangbai menuju tujuan seperti Nusa Penida dan Kepulauan Gili.
Namun, dalam lima tahun terakhir, jumlah penyedia layanan dan jumlah rute pelayaran telah meningkat secara drastis, sehingga lebih mudah daripada sebelumnya untuk menjelajahi tidak hanya Provinsi Bali tetapi juga Lombok dan pulau-pulau luarnya.
Faktanya, dalam beberapa bulan dan tahun mendatang, para pemimpin di Bali ingin mempermudah navigasi di sekitar provinsi tersebut, baik antara pulau maupun melintasi bagian lain Bali. Para pemimpin ingin meluncurkan serangkaian layanan taksi air untuk membantu mengatasi kemacetan di area-area tersibuk pulau itu dan memastikan para turis bisa menikmati rute-rute pemandangan di mana pun memungkinkan.
Saat ini, mereka yang berlibur ke Kepulauan Nusa memberi kesan bahwa mendarat di Bali terlebih dahulu, kemudian berkendara ke Pelabuhan Sanur atau bahkan ke Pelabuhan Padangbai untuk mengejar layanan sambungan ke Kepulauan Nusa. Layanan taksi laut yang diusulkan ini diperkirakan akan secara drastis memotong waktu perjalanan dan membantu menarik gelombang wisatawan baru untuk menjelajahi Kepulauan Nusa.
Dalam wawancara dengan wartawan pada Agustus 2025, Bupati Badung, Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa rencana untuk membuka layanan taksi laut ini sedang berjalan. Ia berbagi, “Seperti yang telah dinyatakan sebelumnya. Kami mendorong adanya moda transportasi laut dalam bentuk taksi air atau sea taxi. Kami mungkin mencoba dari bandara ke Canggu.”
Ia menambahkan, “Jika [berupaya] mengatasi kemacetan lalu lintas, tidak cukup hanya membangun jalan, tanpa juga membangun sistem transportasi alternatif. Memang, pada 2026, kita akan merancang sebuah sistem transportasi publik.”
Sudah menjadi fakta bahwa wisatawan dapat menggunakan layanan taksi laut Bali untuk melompat dari satu area resort ke area resort lainnya. Operator kapal cepat GoBoat telah benar-benar mengubah cara wisatawan menavigasi pulau sejak peluncuran pasca pandemi.
GoBoat meluncurkan bisnisnya dengan rute antara Canggu dan Uluwatu, yang mengurangi waktu perjalanan menjadi hanya 35 menit, dan waktu 35 menit itu terasa jauh lebih pemandangan yang indah.
Sementara Google Maps menyatakan seharusnya membutuhkan 90 menit untuk berkendara dari Canggu ke Uluwatu, memulai perjalanan itu pada jam sibuk bisa berarti para pelancong berada di jalan selama lebih dari 4 jam.

Layanan Canggu-Uluwatu masih menjadi salah satu rute paling populer GoBoat, beroperasi antara Nelayan Beach di Canggu dan Padang-Padang Beach di Uluwatu, dengan tiket mulai dari IDR 255.000 per orang.
Seiring wisatawan ingin mengeksplorasi daerah lebih jauh daripada Bali saja, GoBoat dan penyedia layanan kapal cepat lainnya terus bekerja untuk meningkatkan layanan dan memperluas rute mereka. GoBoat kini menjalankan lebih dari 350 keberangkatan per hari, termasuk lintasan reguler menuju Nusa Penida, Nusa Lembongan, Kepulauan Gili, dan Lombok.

Wisatawan disarankan memesan tiket fast boat lebih awal, terutama selama musim puncak perjalanan dan pada hari libur keagamaan serta umum. Misalnya, pada Natal dan Tahun Baru, penyeberangan fast boat diketahui sering habis terjual.