Wisatawan Harus Merencanakan Perjalanan Secara Strategis Saat Bandara Bali Semakin Ramai

29 November 2025

Para wisatawan yang bepergian ke Bali perlu siap menghadapi jumlah penumpang lain yang sangat banyak yang akan mereka temui sepanjang perjalanan mereka.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali adalah bandara tersibuk kedua di Indonesia dan telah menyambut lebih dari 20 juta penumpang sejauh tahun ini.

Airport Passenger Looks At Flight Board in Bali Airport.jpg

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali adalah satu-satunya bandara di provinsi tersebut dan menyambut semua turis internasional di wilayah itu serta mayoritas pelancong domestik juga.

Tim manajemen Bandara Bali telah memberikan pembaruan mengenai angka perjalanan terbaru, yang mengonfirmasi apa yang telah lama kita duga: Bandara Bali sedang sibuk… dan semakin sibuk.

Data perjalanan dari Januari 2025 hingga akhir Oktober 2025 menunjukkan bahwa 20,32 juta penumpang telah melintasi Bandara Bali. Acting General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ibnu Solikin, kepada wartawan, “Selama periode ini, total 20,32 juta penumpang telah dilayani, dengan layanan harian rata-rata sebanyak 67.000 penumpang.”

Solikin mengonfirmasi bahwa total ada lima puluh maskapai yang beroperasi di terminal internasional dan domestik Bandara Bali, melayani 57 rute secara keseluruhan; 36 rute domestik dan 21 rute internasional. Sejak awal tahun, 14 layanan penerbangan baru telah ditambahkan ke jadwal, dan lebih banyak lagi akan ditambahkan pada 2026 dan seterusnya.

Rute-rute baru telah mencakup penambahan terbaru pada jadwal, termasuk layanan enam kali seminggu antara Denpasar dan Singapura yang dioperasikan oleh TransNusa Airlines, serta rute Newcastle-Bali milik Jetstar dan penambahan layanan harian antara Mumbai dan Bali oleh IndiGo.

Solikin berbicara dengan para jurnalis, “Kami, bersama pihak terkait, terus bekerja sama untuk secara strategis memperluas jaringan penerbangan kami. Selain memperkuat rute dengan meningkatkan frekuensi, kami juga bekerja untuk membuka rute baru yang melayani penerbangan langsung ke Bandara I Gusti Ngurah Rai.”

Ia menyimpulkan, “Bandara I Gusti Ngruah Rai berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif terhadap sektor penerbangan dan pariwisata dengan memperluas jaringan konektivitas Bali ke berbagai tujuan domestik maupun internasional.”

Dengan Bandara Bali berada di jalur untuk menjadi lebih sibuk dari sebelumnya, para wisatawan harus siap merasakan terminal yang terasa lebih penuh dan lebih sibuk. Sementara staf maskapai dan bandara bekerja siang malam untuk mengurangi antrean dan memastikan operasional berjalan lancar, kemacetan dan lonjakan jumlah penumpang kadang-kadang memang terjadi.

Ada cara-cara kecil namun berdampak yang bisa memastikan pengalaman bandara mereka berjalan sehalus mungkin pada kedatangan. Yang pertama adalah mengajukan visa sebelum kedatangan ke negara tersebut.

eVisa on Arrival dapat diajukan hingga 48 jam sebelum perjalanan ke Indonesia, melalui situs resmi Imigrasi Indonesia; namun sangat disarankan untuk mengajukannya setidaknya satu minggu sebelum rencana perjalanan untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan.

Salah satu alasan utama mengapa mengajukan eVisa on Arrival menjadi langkah strategis bagi para pelancong selama periode sibuk adalah bahwa siapa saja yang membawa eVisa diperbolehkan menggunakan gerbang otomatis pada kedatangan maupun keberangkatan. Ini mempercepat waktu pemeriksaan imigrasi menjadi hitungan detik.

Passport Laptop Keyboard Hands

Langkah berikutnya adalah membayar Bali Tourism Tax Levy sebelum kedatangan. Biaya sebesar IDR 150.000 ini adalah pajak pariwisata wajib yang harus dibayar oleh semua wisatawan internasional. Tempat terbaik untuk melakukan pembayaran adalah melalui situs LoveBali atau aplikasi ponsel pintar.

Setelah dibayar, para wisatawan akan memperoleh voucher kode QR yang perlu disimpan sepanjang kunjungan mereka. Pemeriksaan mendadak sering dilakukan di atraksi-atraksi utama dan di resor-resor teratas.

Handara-Gate-in-Bali

Langkah pra-kedatangan terakhir yang tidak hanya wajib tetapi juga membantu menghemat waktu dan menjaga kelancaran arus penumpang melalui Bandara Bali adalah mengunduh dan mengisi semua formulir terkait di aplikasi All Indonesia.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.