Yacko Menemukan Kekuatan dalam Kerentanan melalui ‘Diriku yang Tak Terkalahkan’

15 Juni 2026

Beberapa lagu memang ditujukan untuk tangga lagu; yang lain untuk memulai percakapan.

Dengan Unbreakable Me, artis hip-hop Indonesia dan MC Yacko menyampaikan seruan serta kesaksian pribadi, menarik dari pengalamannya sebagai musisi, akademisi dan pelari untuk mengeksplorasi beban tak terlihat yang banyak wanita pikul dan kekuatan yang diperlukan untuk terus melangkah maju.

Perdana pada 21 April di YouTube, video musik untuk single terbarunya, Unbreakable Me, didedikasikan untuk “semua wanita yang berjuang untuk tetap waras setiap hari dan pulih melalui berlari”, menurut deskripsinya. Video itu kemudian dirilis di platform streaming digital mulai 1 Mei.

Video musik ini menonjol karena penggambaran berlari sebagai ekspresi modern dari agen wanita dalam konteks budaya patriarki yang persisten di Indonesia. Dalam lagu berdurasi 3 menit 49 detik yang memadukan hip-hop dengan pengaruh rap rock, Yacko menyatakan di bagian koor: “Tak ada lagi diam / Tak ada lagi bersembunyi / Kita bangkit / Kita berjuang / Ini adalah diriku yang tak tergoyahkan.”

Di saat pelecehan seksual, objekifikasi terhadap perempuan, dan ketidaksetaraan gaji berbasis gender terus mendominasi wacana publik, Unbreakable Me terasa tepat waktu dan mendesak.

Namun advokasi Yacko melampaui musik. Pada Agustus, ia akan ambil bagian dalam Marathon Sydney TCS tahun ini, menggunakan acara tersebut untuk mengampanyekan dan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental perempuan.

Pikiran yang Berlari

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar