NASA Merilis Foto Earthset yang Diambil Kru Artemis

19 April 2026

Anggota kru Artemis II mengambil gambar dari kapsul Orion mereka selama flyby bulan yang memecahkan rekor misi tersebut, mengulang foto legendaris “Earthrise” yang diambil oleh astronot AS Bill Anders pada Desember 1968 selama misi luar angkasa pertama yang membawa manusia mengelilingi Bulan.

Per agencias antariksa AS memposting foto “Earthset” mereka di X, begitu juga Gedung Putih.

“Kemanusiaan, dari sisi lain,” kata Gedung Putih. “Foto pertama dari sisi jauh Bulan. Diambil dari Orion saat Bumi tenggelam di balik cakrawala lunar.”

Kru berempat — astronot AS Reid Wiseman, Christina Koch, dan Victor Glover, serta Jeremy Hansen dari Kanada — sedang menjalani misi bersejarah untuk mengelilingi satelit alami Bumi sebagai bagian dari program yang lebih luas yang membuka jalan bagi pendaratan di Bulan pada 2028.

Astronot telah melaporkan dengan detail jelas ciri-ciri permukaan Bulan dan kemudian menyaksikan gerhana matahari, ketika Bulan melintas di depan Matahari.

Gedung Putih juga memposting foto NASA tentang gerhana tersebut, menunjukkan apa yang disebutnya sebagai “pemandangan yang jarang dialami manusia sepanjang sejarah.”

Kembali pada 1968, Apollo 8 mengelilingi Bulan sebanyak 10 kali tanpa mendarat. Selama satu orbit, Anders menangkap nuansa biru Bumi yang cemerlang yang menonjol di tengah-tengah kegelapan luas ruang angkasa dan diperkuat oleh cakrawala Bulan yang gersang, berwarna abu-abu di bagian depan.

“Earthrise” sering muncul dalam daftar gambar paling ikonik, dan dimasukkan pada 2003 dalam buku majalah Life berjudul “100 Foto yang Mengubah Dunia.”

Melalui rangkaian foto berkualitas tinggi yang dipilih dengan cermat, video GoPro, dan cuplikan lain dari NASA, tiga astronot Amerika dan satu astronot Kanada telah menyediakan dokumentasi real-time dari misi Artemis II NASA selama 10 hari yang penuh dengan pencapaian pertama dalam sejarah.

Seri misi bernilai miliaran dolar di bawah program Artemis bertujuan mengembalikan astronot ke permukaan Bulan pada 2028 sebelum China, dan menegakkan kehadiran jangka panjang AS di sana selama dekade berikutnya, dengan membangun pangkalan bulan untuk potensi misi masa depan ke Mars.

Astronot Victor Glover menangkap momen langka keharmonisan dunia ketika ia memberi tahu pemirsa di Bumi dalam siaran dari ruang angkasa, “Kau terlihat cantik. Dan dari sini kau juga terlihat seperti satu hal; Homo sapiens adalah kita semua. Tak peduli dari mana asalmu atau bagaimana penampilanmu — kita semua adalah satu umat.”

Media termasuk Al Jazeera dari Qatar, BBC, El País dari Spanyol, dan Globe and Mail dari Kanada menayangkan foto peluncuran 1 April di halaman depan situs web mereka, sementara surat kabar yang berbasis di Toronto tersebut juga menayangkan analisis berjudul: “Artemis II dan Iran: Dua misi yang sangat berbeda mendefinisikan AS.”

 

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar