Semua Prosedur di Indonesia Wajib bagi Turis Bali Saat Kedatangan

6 Februari 2026

Telah menjadi perhatian kami bahwa sebagian dari Anda tampaknya tidak mendapatkan memo tentang All Indonesia App, jadi saat Bali memasuki musim sepi, kami pikir sekarang adalah waktu yang tepat untuk memberi pembaruan tentang semua hal terkait kedatangan di Bali.

All Indonesia Process Is A Non-Negotiable For Bali Tourists On Arrival 

Dulu, tepat sebelum mendarat di Bali, pramugari akan berkeliling pesawat membagikan kartu bea cukai dan kedatangan kepada para wisatawan untuk diisi. Formulir ini mencakup rincian dasar tentang rencana perjalanan, moda transportasi, alamat, dan deklarasi bea cukai serta kesehatan. 

Formulir ini kemudian diisi oleh setiap pelancong pada kedatangan dan diserahkan kepada petugas bea cukai setelah imigrasi selesai. Pada tanggal 1 Oktober 2025, Imigrasi Indonesia meluncurkan All Indonesia App yang baru. Seketika, aplikasi ponsel pintar baru ini menggantikan kebutuhan kartu kedatangan dan bea cukai berbasis kertas, mempermudah keduanya bagi wisatawan maupun pejabat imigrasi untuk menyelesaikan proses kedatangan dan melacak data.

Sistem ini pertama kali diuji coba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta pada bulan September sebelum diperkenalkan ke semua bandara internasional di Indonesia pada bulan Oktober. Sekarang sistem ini telah berjalan selama empat bulan, banyak kedatangan wisatawan yang telah menyadari langkah-langkah yang harus mereka ambil sebelum mendarat di Bali. Namun, masih banyak yang belum sadar dan harus dengan cepat mengunduh aplikasi saat tiba di Bali, atau saat check-in untuk penerbangan mereka.

Saat peluncuran aplikasi tersebut, Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono, menjelaskan kepada wartawan, “Yang diharapkan adalah bahwa ini dapat membuatnya lebih mudah, lebih nyaman, lebih efisien, mempersingkat waktu bagi kedua pihak untuk bepergian ke luar negeri dari Indonesia. Baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing.”

Dia menambahkan,  “ Sistem ini mengintegrasikan fungsi dari bea cukai dan cukai, kesehatan, dan karantina hingga kebutuhan hewan, termasuk perikanan dan produknya yang masuk ke Indonesia.”

Dengan catatan, “Kami berharap siapa pun yang memasuki Indonesia merasa lebih percaya diri dan nyaman. Termasuk para investor dan semua yang ingin datang ke Indonesia untuk memiliki pengalaman yang baik, kesan positif, dan kemudian dapat menceritakan kepada orang lain untuk datang kembali ke Indonesia.”

Mengisi aplikasi All Indonesia cukup sederhana. Namun perlu dicatat bahwa ini adalah proses yang sepenuhnya berbeda dari permohonan eVisa on Arrival dan kategori eVisa Indonesia lainnya, serta berbeda lagi dari Bali Tourism Tax Levy.

View of Mount Agung From Gates of Heaven Temple

Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi All Indonesia ke ponsel Anda. Bagi yang tidak memiliki smartphone, prosesnya bisa dilakukan melalui situs resmi All Indonesia.

Namun, disarankan mengisi formulir melalui aplikasi karena setelah selesai, pelancong akan diberikan kode QR unik yang dapat mereka tunjukkan kepada petugas bea cukai untuk mempercepat proses kedatangan lebih lanjut. 

Indonesian-Customs-Officer-Watches-People-Enter-Building-In-Bali

Formulir yang harus diisi akan familiar bagi para turis. Formulir pertama adalah mengisi informasi pribadi, termasuk rincian paspor, nama lengkap, nomor ponsel, dan alamat email. Formulir kedua adalah rincian perjalanan, yang mengharuskan pelancong untuk mengisi rincian kedatangan dan keberangkatan penerbangan mereka.

Formulir ketiga adalah formulir moda transportasi dan alamat, di mana para turis harus mencatat alamat akomodasi mereka selama berada di Indonesia. Jika menginap di beberapa hotel atau alamat, biasanya turis hanya memasukkan alamat kunjungan pertama mereka ke dalam formulir. 

Luggage Carousel in Bali Airport

Formulir terakhir adalah formulir deklarasi, yang mencakup deklarasi bea cukai dan deklarasi kesehatan. Setelah selesai, para turis dapat mengirimkan formulir tersebut, dan aplikasi akan menghasilkan kode QR unik yang dapat mereka tunjukkan kepada petugas bea cukai. 

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Saya Rizky Pratama, penulis dan jurnalis yang mencintai dunia wisata dan budaya Indonesia. Melalui MADURACORNER.com, saya berbagi cerita, destinasi, dan inspirasi perjalanan dari seluruh Nusantara. Bagi saya, setiap perjalanan adalah kisah yang layak untuk dibagikan.

Tinggalkan komentar