Aktris dan produser Dian Sastrowardoyo terlihat sedang mengobrol dengan publicist film veteran Nazira C. Noer, sementara musisi Baskara Putra, aktor Iqbaal Ramadhan, dan aktris Rachel Amanda berkumpul di dekatnya. Pembuat film Riri Riza dan Mira Lesmana juga berada di antara mereka yang hadir.
Selain meninjau kembali karya-karya yang diproduksi selama satu dekade terakhir, Palari Films juga meluncurkan daftar proyek yang akan datang, menandakan fitur yang lebih ambisius serta kerja sama lintas batas negara di masa depan.
Macan Tutul dalam Perjalanan
Perayaan dibuka dengan konferensi pers yang menampilkan para pendiri Palari Films, produser Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy, serta Edwin, sutradara-penulis naskah, yang merenungkan perjalanan sejauh ini.
“Sepuluh tahun berlalu begitu cepat,” kata Meiske. “Ini adalah periode untuk membangun dan memperkuat fondasi kami, serta mendapatkan kepercayaan [di industri film]. Itulah sebabnya kami sangat bersyukur kepada penonton film Indonesia, media, para sahabat kami, mereka yang diundang malam ini, dan para kolaborator kami.”
“Membuat sebuah film itu sulit. Bahkan lebih sulit lagi ketika menanamkan komitmen bersama hampir setiap hari, 24 jam sehari [ke Palari Films],” ujar Edwin. “Dari sana saja, saya telah mengalami perubahan sedemikian rupa sebagai manusia. Ketika saya menangani tanggung jawab yang lebih besar dan menerima [lebih banyak] peluang, ini menjadi satu pelajaran demi pelajaran.”