Jika Anda bertanya kepada seseorang di Bali tentang destinasi dengan pertumbuhan tercepat di pulau itu, mereka pasti akan mengatakan Uluwatu.

Seseh, terletak hanya selempar batu dari Canggu, dengan mudah menjadi destinasi yang paling cepat berubah di Bali. Bahkan, terasa agak liar untuk menyebut Seseh sebagai sebuah destinasi, dibandingkan dengan komunitas pedesaan kecil yang benar-benar ada.
Seperti semua hotspot pariwisata di Bali, perubahan ini tenang, bertahap, lalu meledak secara mendadak. Tanda terbesar bahwa tidak ada jalan kembali bagi Seseh adalah pembangunan resor turisme besar baru, didukung oleh Taryan Group dan merek hotel internasional Anantara.
The Anantara Dragon Seseh Bali Resort & Residences will be the largest development in Seseh to date. Located between the booming tourist town of Canggu and Nuanu City at Nyanyi Beach, the project initially .
Akan dibangun tepat di seberang Green Belt, hotel ini pada akhirnya akan terhubung dengan proyek infrastruktur besar yang sedang berlangsung di Bali, termasuk Bali Metro yang telah lama dinantikan dan Gilimanuk-Medewi Highway.
The latest development confirms that Anantara Dragon Seseh Bali will be partnering with Savaya as its food and beverage operator.
Savaya adalah klub pantai paling mewah di Bali, yang terletak menghadap tebing-tebing Uluwatu. Tim di balik proyek ini berbicara dengan wartawan dari Travel + Leisure Magazine untuk membahas bagaimana hotel dan kediaman bermerek pribadi ini akan mengubah permainan di Bali.
CEO of Taryan Group, Artur Mkhitaryan, said, “The involvement of Savaya Group not only ensures that Anantara Dragon Seseh Bali remains beyond competition, but also strengthens the project’s operational resilience and long-term investment appeal.” The Taryan Group is the investment company and property developers behind some of Ukraine’s most ambitious construction projects, including the Royal Tower, Taryan Towers, and the Tsarsky City Resort in Kyiv.
CEO Savaya Group, Alex Cordova, explained: “This marks our expansion beyond nightlife into fully integrated hospitality, where food and beverage, design and atmosphere are central to the experience and embedded into the DNA of the property from the very beginning.”

The Anantara Dragon Seseh Bali Resort & Residence is described as “An innovative project with an extraordinary dragon-shaped design and cocoon-style residences by renowned British architect John Dawes. Anantara Dragon Seseh Bali Resort & Residences will be the first luxury beachfront resort and residences in Seseh, offering world-class amenities.”
Resort dan kompleks kediaman ini dijadwalkan secara resmi dibuka pada tahun 2028. Akan ada 235 unit yang dikenal sebagai ‘kokon’, berkisar antara 52,5-120 sqm. Kompleks ini akan memiliki tiga kolam renang infinity dan akses langsung ke pantai pasir hitam Seseh, yang akan menjadi rumah bagi sekolah selancar internal.

Infrastruktur resor akan mencakup ruang konferensi dan coworking, area kebugaran dan yoga, dua restoran dengan lebih dari 400 kursi, serta toko, rangkaian bunga, dan spa kebugaran. Kompleks ini juga akan memiliki parkir bawah tanah dan helipad.
Garis besar rencana resor menunjukkan bahwa kemewahan tidak mengenal batas di Seseh. Kokon seluas 52,5 m2, yang merupakan unit terkecil, akan menawarkan tamu dan investor residensial akses ke jacuzzi pribadi dan tempat tidur siang yang menghadap ke laut. Kokon tersebut akan memiliki ruang ganti pribadi, kamar mandi dalam, ruang tamu khusus, dan teras.

Hotel ini mungkin belum selesai dibangun, tetapi sudah memenangkan beberapa penghargaan. Hotel ini meraih kemenangan besar di International Property Awards, dengan tiga penghargaan dalam Kategori Best in Asia Pacific, termasuk untuk Best New Hotel Construction and Design, Best Hotel Architecture, dan Best Developer Website.